Holywings Klaim Kecolongan: Kami Kaget Kenapa Promo Pakai Nama Muhammad-Maria

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
General Manager Holywings Yuli Setiawan (kanan) dan Manajemen Holywings Rizal Yudistira. Foto: Haya Syahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
General Manager Holywings Yuli Setiawan (kanan) dan Manajemen Holywings Rizal Yudistira. Foto: Haya Syahira/kumparan

Holywings Indonesia kembali angkat bicara soal promosi minuman keras (miras) bagi pengunjung yang memiliki nama Muhammad dan Maria.

Melalui General Manager Project Company Holywings Indonesia, Yuli Setiawan, pihaknya mengaku tidak mengetahui sama sekali persoalan promosi miras untuk nama Muhammad dan Maria. Menurut dia, Holywings Indonesia memang sering membuat promosi dengan mencantumkan sejumlah nama-nama yang dipilih.

"Terkait dari materi promosi HW bahwa promo tersebut adalah promo reguler yang sudah berjalan selama 3 bulan dan satu minggu sekali dengan konsep nama nama yaitu seperti contoh nama Tomi dan Bima. apabila nama tersebut sesuai dengan ID atau KTP datang ke HW akan dapat free minuman sesuai yang ada dalam materi promosi," kata Yuli kepada wartawan, Rabu (29/6).

Pihak Holywings Indonesia berdalih kecolongan atas promosi minuman yang kemudian menjadi polemik. Dalam kasus ini sudah 6 orang ditetapkan sebagai tersangka.

Holywings promo minuman alkohol gratis bagi pemilik nama Muhammad dan Maria. Foto: Dok. Istimewa

"Terkait penggunaan nama Muhammad dan Maria, bahwa pihak manajemen HW tidak pernah mengetahui sebelumnya sehingga dalam hal ini merasa kecolongan dengan tindakan oknum tim promosi sosial media yang sengaja menggunakan nama tersebut dengan motif secara internal sedang kita dalami," ungkapnya

"Karena HW Indonesia juga sedang saat ini sangat dirugikan juga oleh tim promosi tersebut. Karena promo sebelumnya itu tidak ada masalah dengan nama-nama itu," sambungnya.

Tak lama setelah viral, manajemen juga mendapat laporan dari bagian costumer service. Mereka mengaku kaget dengan adanya promo nama Muhammad dan Maria.

Memang kita pada hari itu pada tanggal 23 [Juni] pihak manajemen juga kaget. Kenapa yang dimunculkan nama itu Muhammad dan Maria.

--General Manager Project Company Holywings Indonesia, Yuli Setiawan

Satpol PP memasang stiker penyegelan outlet Holywings di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (28/6/2022). Foto: Aprilio Akbar/ANTARA FOTO

12 Gerai Holywings di Jakarta Ditutup

Buntut polemik ini, Pemprov DKI Jakarta melakukan penyelidikan terkait izin Holywings.

Setelah dilakukan penyelidikan, Holywings melanggar Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2018 tentang penyelenggara usaha pariwisata dan Peraturan Daerah nomor 8 tahun 2007 tentang ketertiban umum karena telah melakukan promosi minuman keras yang menyinggung SARA.

Pemprov DKI Jakarta kemudian mencabut izin usaha 12 gerai Holywings yang berada di Jakarta karena menjual minuman beralkohol secara ilegal. Pencabutan tersebut merupakan arahan langsung dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.