Hotel di Jepang Pensiunkan Ratusan Robot Usai Sering Ganggu Pengunjung

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana kamar hotel dan robot Tuly. (Foto: Issei Kato/Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana kamar hotel dan robot Tuly. (Foto: Issei Kato/Reuters)

Penggunaan robot dalam berbisnis tak selalu berjalan sesuai ekspetasi. Hal itu dialami Hotel Henn-na di Tokyo, Jepang, yang memensiunkan setengah robotnya.

Langkah itu diambil pengelola hotel lantaran menemukan robot-robot yang dipekerjakan tidak berfungsi dengan baik. Robot kerap mengalami kerusakan dan mulai mengganggu para pengunjung hotel.

"Sekarang lebih mudah, karena kami tidak dipanggil oleh tamu hotel terus menerus karena ada masalah dengan robot," ujar salah satu staf dilansir Mirror, Rabu (16/1). Hotel Henn-na memiliki 243 staf robot.

Pengalaman yang tidak mengenakan dialami oleh Atsushi Nishiguchi yang menginap di hotel tersebut pada 2017. Ia menceritakan pengalamannya ketika ia terus dibangunkan oleh robot yang berada dikamarnya karena mengira suara mengorok yang dikeluarkan sebagai sebuah perintah.

Pemilik Hotel Henn-na Hideo Sawada mengakui penerapan ide hotel robot ini masih belum sempurna. Namun, ia masih belum mau menyerah tentang ide sebuah hotel yang sepenuhnya dijalankan oleh robot.

Hotel Henn-na didirikan pada 2015 dan mendapatkan rekor dunia sebagai hotel robot pertama di dunia. Awalnya, hotel tersebut hanya mempunyai 80 robot. Seiring berlalunya waktu, Hotel Henn-na memiliki 243 staf robot.