Hujan Abu Tipis Erupsi Merapi Sampai di Kroya Cilacap

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Letusan Gunung Merapi (Foto: Dok, BPBD Magelang)
zoom-in-whitePerbesar
Letusan Gunung Merapi (Foto: Dok, BPBD Magelang)

Hujan abu tipis yang diduga dampak dari erupsi Gunung Merapi di Yogyakarta turun di wilayah Kroya, Cilacap, Jawa Tengah. Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wilayah Kroya Edi Purwanto mengatakan hujan abu tipis itu turun sekitar pukul 10.00 WIB.

Dari informasi yang dihimpun, hujan abu tipis itu mencakup wilayah Banyumas, Cilacap hingga ke pesisir selatan Jawa Tengah.

"Di kantor saya yang berlokasi di Jalan Jenderal Soedirman, Kroya, agak kelihatan meskipun tipis. Saya belum menerima informasi mengenai kondisi daerah yang masuk UPT BPBD Wilayah Kroya," ucap Edi, dikutip dari Antara, Kamis (24/5).

Sementara itu, Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan, hujan abu tipis yang turun di wilayah Kroya dimungkinkan merupakan debu vulkanis dari erupsi Gunung Merapi.

Pendaki Gunung Merapi (Foto: Antara/Hendra Nurdiyansyah)
zoom-in-whitePerbesar
Pendaki Gunung Merapi (Foto: Antara/Hendra Nurdiyansyah)

Menurut Teguh, hal itu disebabkan berdasarkan prakiraan kecepatan angin di ketinggian 18.000 feet hari ini pukul 10.00 hingga 15.00 WIB, berkisar 10 sampai 20 knot dari arah timur-timur laut menuju barat daya.

Sementara itu, kecepatan angin di ketinggian 5.000 feet pukul 07.00 hingga 13.00 WIB, perkirakan 5 hingga 10 knot dari arah timur ke barat.

"Tadi pada pukul 10.00 WIB, pergerakan debu vulkanis dari Gunung Merapi tidak terdeteksi oleh citra satelit cuaca Himawari karena tertutup awan," katanya.

Gunung Merapi kembali erupsi pada Kamis (24/5) sekitar pukul 02.56 WIB. Letusan yang terjadi pada dini hari tadi berlangsung selama 4 menit dengan tinggi asap letusan mencapai 6000 meter. Suara gemuruh terdengar dari semua pos pengamatan.