Hujan Deras dan Banjir Landa Donggala, 2 Jembatan Putus
11 Januari 2026 16:47 WIB
·
waktu baca 2 menit
Hujan Deras dan Banjir Landa Donggala, 2 Jembatan Putus
Jembatan yang putus tersebut belum dapat diperbaiki.kumparanNEWS

ADVERTISEMENT
Hujan deras mengguyur Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (11/1). Akibatnya banjir melanda Desa Labuan Kungguma dan Labuan Lumbubaka.
ADVERTISEMENT
Banjir akibat sungai meluap itu juga menyebabkan dua jembatan penghubung desa putus.
"Hujan deras yang mengguyur mengakibatkan air sungai meluap. Kejadian ini mengakibatkan jembatan penghubung Desa Labuan Kungguma dan Desa Wani 3 terputus," demikian keterangan BPBD Sulteng dikutip dari akun Instagram-nya.
"Desa Labuan Lumbubaka jembatan gantung menuju Desa Labuan Toposo terputus," tambahnya.
Dalam video yang dibagikan terlihat air sungai mengalir dengan deras. Ada sejumlah material yang ikut terbawa dalam arus tersebut. Hujan tampak belum reda.
BPBD Sulteng mengatakan saat ini banjir sudah surut. Warga telah kembali ke tempat tinggal mereka untuk membersihkan rumah secara mandiri. Namun jembatan penghubung yang rusak masih belum bisa dilalui.
"Kebutuhan mendesak berupa pembuatan jembatan darurat dan logistik," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Rumah Hanyut
BPBD Sulteng mencatat terdapat empat desa di Kecamatan Tanantovea, yang terdampak banjir, yakni Desa Wani 1, Wani 2, Wani 3 dan Desa Wani Lumbumpetigo. Banjir di Desa Wani 1 bahkan membuat rumah warga hanyut.
Kepala BPBD Sulteng, Asbudianto mengaku, telah menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan PUSDALOPS BPBD Kabupaten Donggala ke lokasi, untuk melakukan evakuasi hingga pendataan warga yang terdampak.
"Hujan siang tadi itu langsung membuat debit air di sungai naik ke pemukiman warga dan juga jalan raya. Kami sudah terjunkan tim ke lokasi yang terdampak," kata Asbudianto dalam keterangan persnya.
Sementara itu, Kapolres Donggala, AKBP Angga Dewanto belum bisa bicara banyak soal bencana yang terjadi. Ia bilang saat ini pihaknya masih membantu warga di lokasi terdampak.
ADVERTISEMENT
"Saya lagi di lokasi bencana, kerja dulu," ujarnya.
