Hujan Deras dan Rob Buat Jakarta Kebanjiran Lagi, 102 RT Sempat Terendam Kemarin

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penanganan banjir di Jakarta, Selasa (18/1/2022). Foto: BMKG via Instagram/@aniesbaswedan
zoom-in-whitePerbesar
Penanganan banjir di Jakarta, Selasa (18/1/2022). Foto: BMKG via Instagram/@aniesbaswedan

Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Selasa (18/1) dari pagi hingga malam membuat ibu kota kebanjiran pada Rabu (19/1). Banjir makin lama surutnya sebab terjadi rob.

Banjir bahkan sempat mengganggu arus lalu lintas di ruas Tol Cawang-Tomang-Cengkareng dan di Gerbang Tol Cengkareng. Dua lokasi itu terendam banjir dengan ketinggian 20 cm.

Selain jalan tol banjir juga merendam Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, pada pagi hari dengan ketinggian 10 cm.

Sementara untuk pemukiman, data BPBD DKI Jakarta pada Rabu (19/1) pukul 15.00 WIB mencatat ada 102 RT yang terendam banjir dan 1.194 jiwa mengungsi. Itu merupakan jumlah terdampak banjir tertinggi di hari tersebut. Sebab pada pukul 19.00 WIB, BPBD DKI melaporkan banjir sudah surut di sejumlah wilayah hingga yang terdampak menjadi 77 RT.

Suasana banjir di Simpang Kamal KM 25 jalur atas dari arah Kapuk. Foto: @jasamarga

Meski begitu wilayah yang belum surut ada yang sudah terendam lebih dari 6 jam. Padahal Pemprov DKI menargetkan banjir bisa surut dalam 6 jam.

kumparan post embed

"Ya mungkin ada beberapa titik yang memang datarannya sangat rendah, ada yang jauh di bawah permukaan laut, ada beberapa titik yang seperti itu," kata Riza kepada wartawan, Rabu (19/1).

"Itu memang pengecualian yang seperti itu. Tapi secara umum, dapat dipastikan genangan tidak lebih dari 6 jam," tambah dia.

Curah Hujan Tinggi

Penanganan banjir di Jakarta, Selasa (18/1/2022). Foto: BMKG via Instagram/@aniesbaswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkap alasan banjir terjadi di Jakarta. Lewat akun Instagramnya ia mengatakan curah hujan yang terjadi pada Selasa lalu masuk kategori ekstrem.

"Kemarin curah hujan di Kemayoran tercatat mencapai 204 milimeter, di Teluk Gong 193 mm, di Pulomas 177 mm, dan Kelapa Gading 163 mm," tulis Anies.

kumparan post embed

"Curah hujan di atas 150 mm adalah kondisi ekstrem. Kapasitas drainase di Jakarta berkisar antara 50-100 mm. Bila terjadi hujan di atas 100 mm per hari, pasti akan terjadi genangan banjir di Jakarta," jelas dia.

Penanganan banjir di Jakarta, Selasa (18/1/2022). Foto: BMKG via Instagram/@aniesbaswedan

Terpisah, Wagub DKI Jakarta Riza Patria mengatakan hujan ekstrem akan terjadi hingga Februari. Maka itu ia meminta warga di wilayah rawan banjir untuk selalu waspada.

"Yang penting sekarang kami ingin bahwa seluruh warga Jakarta waspada hati-hati standby ya di Januari-Februari ini memang ada potensi peningkatan genangan, untuk itu harus siap sedia dengan sesuai dengan aturan dan ketentuan," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Rabu (19/1).

kumparan post embed

Riza mengatakan, akan terus berkoordinasi dengan BMKG dan BNPB untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang ditimbulkan saat banjir menerjang. Sejumlah regulasi dan panduan bagi para petugas hingga masyarakat juga sudah disiapkan.

"Mulai dari perahu sampai dengan logistik terkait kebutuhan bayi juga sudah termasuk tempat-tempat pengungsian," ucap dia.