Human Error Diduga Picu Kecelakaan Bus di Bulgaria yang Tewaskan 44 Orang

26 November 2021 2:00
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Human Error Diduga Picu Kecelakaan Bus di Bulgaria yang Tewaskan 44 Orang (60430)
searchPerbesar
Lokasi bus dengan pelat Makedonia Utara terbakar di jalan raya, dekat desa Bosnek, di Bulgaria, Selasa (23/11). Foto: Stoyan Nenov/REUTERS
Otoritas Bulgaria mengungkapkan, kecelakaan bus yang menewaskan 44 orang pada Selasa (23/11) lalu diduga kuat disebabkan oleh kelalaian manusia (human error).
ADVERTISEMENT
Pada Kamis (25/11), penyelidik mengatakan insiden kebakaran bus ini tidak disebabkan oleh aksi terorisme atau adanya tabung tambahan berisi bahan bakar di dalam kendaraan. Mereka mengatakan, saat kejadian, tidak ada ledakan yang terjadi.
“Untuk sementara waktu, petunjuk dan versi utamanya [dari penyebab kecelakaan] adalah kelalaian manusia,” ujar Kepala Badan Investigasi Nasional Bulgaria, Borislav Sarafov, dikutip dari Reuters.
Pihak berwenang tengah menyelidiki apakah buruknya penanda jalan, kurangnya marka jalan dan cermin reflektor (pemantul), serta pengaturan lalu lintas jalan raya yang buruk menjadi faktor penyebab kecelakaan.
Human Error Diduga Picu Kecelakaan Bus di Bulgaria yang Tewaskan 44 Orang (60431)
searchPerbesar
Lokasi bus dengan pelat Makedonia Utara terbakar di jalan raya, dekat desa Bosnek, di Bulgaria, Selasa (23/11). Foto: Stoyan Nenov/REUTERS
“Menurut pendapat kami, pagar pembatas jalan yang dihantam bus tersebut tidaklah berguna. Benda itu juga berbahaya bagi lalu lintas dan sebenarnya berkontribusi terhadap kecelakaan itu sendiri,” ucap Sarafov.
ADVERTISEMENT
Bus nahas yang membawa 52 penumpang itu menabrak pagar pembatas di sebelah kanan dan merobeknya. Pembatas jalan itu tersangkut di bus dan akhirnya memicu percikan api akibat tergesek.
Bus kemudian membelok ke bagian tengah jalan dan menghantam pagar pembatas yang memisahkan jalur jalan raya. Kendaraan tersebut pun terhenti.
“Saksi mata mengatakan bahwa tak lama setelah tabrakan pertama bus, api mulai muncul dan bus tersebut dengan cepat dipenuhi asap,” kata kepala penyelidik, Marian Marinov.
“Tak ada yang bisa keluar dari pintu depan karena api terlalu besar. Semua penumpang berkumpul di pintu bagian belakang, tapi pintunya terhalang oleh traffic barrier yang menghentikan bus itu,” lanjutnya.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Human Error Diduga Picu Kecelakaan Bus di Bulgaria yang Tewaskan 44 Orang (60432)
searchPerbesar
Lokasi bus dengan pelat Makedonia Utara terbakar di jalan raya, dekat desa Bosnek, di Bulgaria, Selasa (23/11). Foto: Stoyan Nenov/REUTERS

44 Korban Tewas dan 7 Selamat

Kendaraan nahas itu membawa 52 turis dari Makedonia Utara, dalam perjalanan kembali dari Turki. Kecelakaan itu terjadi di Bulgaria bagian barat, sekitar pukul 2.00 dini hari waktu setempat.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari AFP, sebanyak tujuh penumpang berhasil menyelamatkan diri dengan cara melompat dari jendela belakang bus. Mereka dilarikan ke rumah sakit dan kondisinya stabil.
Otoritas sebelumnya melaporkan, ada 45 korban tewas. Tetapi penyelidik mengungkapkan mereka hanya menemukan 44 jenazah. Mereka tengah mencari tahu keberadaan satu penumpang lainnya ini.
Sebanyak empat bus ikut dalam grup liburan ke Turki ini. Para saksi mata mengatakan, mereka sempat berhenti di sebuah pom bensin dan sejumlah penumpang berpindah ke kendaraan lainnya sebelum kecelakaan terjadi.
Human Error Diduga Picu Kecelakaan Bus di Bulgaria yang Tewaskan 44 Orang (60433)
searchPerbesar
Seorang anggota polisi forensik bekerja di dekat lokasi di mana sebuah bus dengan pelat Makedonia Utara terbakar di jalan raya, dekat desa Bosnek, Bulgaria, Selasa (23/11). Foto: Stoyan Nenov/REUTERS
“Kami berasumsi satu penumpang berpindah ke bus lainnya,” kata Sarafov.
Tetapi, satu korban selamat mengaku melihat delapan orang melompat keluar ketika bus terbakar.
“Hasil autopsi mengungkapkan bahwa seluruh korban tewas akibat sesak napas menghirup asap dari kebakaran, dan bukan karena luka akibat tabrakan atau luka akibat ledakan,” ucap Sarafov.
ADVERTISEMENT
Insiden ini menjadi kecelakaan paling fatal di Bulgaria, dan kecelakaan transportasi darat terburuk di Eropa dalam 10 tahun terakhir.
Belasan anak-anak, termasuk dua anak kembar berusia empat tahun, menjadi korban jiwa dalam kecelakaan ini.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020