News
·
4 Juli 2019 19:34

Ibu dan Bayi Korban Penjambretan di Jakbar Selamat: Dia Jatuh ke Dada

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Ibu dan Bayi Korban Penjambretan di Jakbar Selamat: Dia Jatuh ke Dada (132308)
Korban penjambret di Jakarta Barat ditangkap. Foto: Fachrul Irwansyah/kumparan
Nenek Tjhay Mou masih menggendong cucunya yang berusia 9 bulan saat Teguh menjambret kalung di lehernya. Tjhay terjatuh bersama balita itu.
ADVERTISEMENT
Dalam video yang beredar, jatuhnya Tjhay bersama cucunya terlihat begitu keras. Kepala balita itu bahkan membentur tanah.
Namun, Tjhay memastikan cucunya itu tidak mengalami luka apapun. Karena kepala cucunya membentur bahu Tjhay tidak seperti keterangan yang ramai di media sosial.
“Tidak apa-apa kondisinya. Cuma kaget saja. Soalnya jatuhnya ke dada bukan langsung ke tanah,” kata Tjhay saat konferensi pers di Mapolres Jakarta Barat, Kamis (4/7).
Ibu dan Bayi Korban Penjambretan di Jakbar Selamat: Dia Jatuh ke Dada (132309)
Aksi jambret di Jakarta Barat. Foto: Dok. Istimewa
Tjhay juga tidak berencana memeriksakan cucunya ke dokter. Begitupun dengan kondisi tubuhnya. Ia mengatakan hanya mengalami benjol di kepala.
“Enggak apa-apa kok dia. Masih ceria main. Kalau kenapa-kenapa kan pas dimandiin dia nangis, ini enggak. Sampai sekarang dia ceria,” kata Tjhay.
Tjhay mengaku masih trauma atas peristiwa yang ia alami. Wanita yang baru sebulan ke tinggal di Jakarta itu bahkan kini menjadi takut untuk keluar rumah.
ADVERTISEMENT
“Waduh, keluar rumah saja tidak berani saya. Ke bawah saja enggak,” kata Tjhay.
Ibu dan Bayi Korban Penjambretan di Jakbar Selamat: Dia Jatuh ke Dada (132310)
Pelaku penjambret Ibu gendong bayi di Jakarta Barat ditangkap. Foto: Fachrul Irwansyah/kumparan
Teguh sudah ditangkap dan dihadirkan polisi saat konferensi pers. Meski begitu Tjhay enggan untuk bertemu dengan pelaku karena merasa takut.
Tjhay mengatakan sudah memaafkan Teguh, tapi ia tetap ingin pria itu dihukum sesuai dengan perbuatannya agar jera.
“Ya saya memaafkan, tapi hukum tetap berjalan. Dia mungkin karena perlu sesuatu jadi melakukan itu,” kata Tjhay.