Ibu di Semarang Tewas Usai Jadi Korban Tabrak Lari

Seorang ibu bernama Djuminingsih (48) di Kota Semarang, Jawa Tengah, meninggal dunia usai tertabrak sebuah mobil. Namun bukannya menolong, pengemudi mobil itu justru melarikan diri.
Peristiwa itu terjadi depan Halte BRT Dr Wahidin II Candisari Kota Semarang pada Rabu (14/5) pagi. Korban yang berboncengan dengan mengendarai motor Yamaha Vega ZR bernomor polisi H 3489 SF tiba-tiba ditabrak oleh mobil Ayla bernomor polisi R 1361 LM.
"Saat di lokasi sedang mendahului kendaraan lain di depannya, diduga pengemudi (mobil) kurang waspada pandangan depan dan berjalan terlalu ke kanan melebihi garis marka jalan lalu terjadi kecelakaan dengan pemotor yang melaju dari arah berlawanan," ujar Kasubnit I Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita Candra, Rabu (14/5).
Sopir mobil yang belum diketahui identitasnya itu langsung melarikan diri setelah menabrak korban.
"Iya, pengemudi mobil Ayla melarikan diri. Saat ini kita masih melaksanakan penyelidikan," tegas dia.
Sementara itu, jenazah korban meninggal yakni pembonceng motor bernama Djuminingsih (48) warga Tembalang sudah dibawa ke RSUP dr Kariadi.
"Sedangkan pengendara motor alami luka pada kaki dan tangan kiri curiga patah. Kini korban sudah dalam penanganan medis di RS. Hermina Banyumanik Kota Semarang," kata Novita.
