Ibu Hamil Pemilik Kafe yang Dipukul Satpol PP saat Razia di Gowa Lapor Polisi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tangkapan layar anggota Satpol PP di Gowa memukul ibu hamil pemilik warkop saat razia PPKM (14/7). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Tangkapan layar anggota Satpol PP di Gowa memukul ibu hamil pemilik warkop saat razia PPKM (14/7). Foto: Dok. Istimewa

AM (34), ibu hamil pemilik kafe di Gowa, Sulawesi Selatan, melaporkan anggota Satpol PP ke polisi karena tindak kekerasan. AM menjadi korban penganiayaan petugas Satpol PP saat melakukan razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kasubag Humas Polres Gowa AKP Tambunan membenarkan insiden itu. AM sudah melapor dan kasus ini dalam penyelidikan polisi.

“Betul (insiden itu) sudah (melapor),” kata Tambunan kepada kumparan, Kamis (15/7).

kumparan post embed

AM dipukul oleh salah satu petugas Satpol PP karena cekcok soal penertiban yang dilakukan di kafe miliknya. Aksi pemulukan itu terekam CCTV dan viral di media sosial.

Dalam rekaman, petugas Satpol PP memasuki cafe di Panciro, Kecamatan Bajeng, Gowa, untuk meminta pemilik warkop memperlihatkan izin usahanya.

Tetapi, pemilik warkop tidak menghiraukan, sehingga petugas Satpol tersulut emosi. Ia pun menghampiri ibu hamil selaku pemilik warkop yang duduk di sofa dan keduanya terlibat cekcok.

Kemudian, seorang pria yang merupakan suami korban mencoba menolong istrinya. Namun, pria itu malah diserang balik oleh oknum Satpol PP tersebut.

"Santai pak, orang lagi hamil itu," kata suami korban, dalam rekaman video yang viral di media sosial.

Melihat suaminya diserang, ibu itu sontak mencoba menolong. Ibu hamil itu bahkan membalas serangan Satpol PP tersebut menggunakan bangku. Kemudian petugas langsung menyerang ibu dengan menamparnya.

kumparan juga telah menghubungi Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan. Namun, hingga berita ini diturunkan tak ada jawaban.