Ibu Korban Miras Ginseng: Anak Saya Sesak Napas dan Teriak Kesakitan

Minuman keras berjenis ginseng sejauh ini telah merenggut nyawa 10 orang di Duren Sawit, Jakarta Timur. Salah satunya Agus Setiawan (25) yang meninggal dunia pada Rabu (4/4) pagi tadi.
Ibu korban, Wati, bercerita putra angkatnya itu sempat mengeluh sesak nafas sebelum meninggal. Wati sempat mengoleskan balsem ke tubuh Agus lalu melarikannya ke dokter.
“Baru terasa subuh tadi, dia sesak napasnya. Terus saya kasih balsem. Agak enakan dia. Dibawa ke dokter, kata dokter masuk angin biasa gitu,” ucap Wati di kediamanya, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (4/4).
Padahal menurut Wati, pada Selasa (3/4) Agus tidak mengeluh sakit sama sekali. Agus hanya tidur sepanjang hari itu dan baru bangun pada sore harinya. Seingat Wati, putranya itu malah masih sempat pergi ke luar rumah.
“Dia enggak ngeluh sakit, enggak ngeluh apa-apa, sore dia bangun dia sempat pergi ke warung yang jualan es di depan. Pada Selasa (3/4) malam, Agus mulai mengeluhkan sakit," ucapnya.
"Puncaknya terjadi pada subuh hari. Dia naik ke atas, kemudian berteriak 'aduh-aduh' kesakitan," tutup Wati.

Menurut penuturan salah seorang rekan korban, Ilo, korban meneguk minuman tersebut pada Senin (2/4) malam. Ilo juga mengatakan, korban membeli minuman tersebut di kawasan KBT (Kanal Banjir Timur), Duren Sawit, Jakarta Timur.
“Mereka ajak saya, tapi saya nggak mau, dan sudah saya peringatkan jangan nenggak-nenggak begituan,” ujar Ilo.
Melihat banyaknya korban meninggal dunia akibat miras gingseng tersebut, Polres Metro Jakarta Timur mengambil alih kasus ini, setelah sebelumnya kasus masih ditangani Polsek.
“Kasus bukan dilimpahkan, tapi kita ambil ke Polres. Kita sikat ini pengedar miras,” ujar Kapolres Jakarta Timur, Kombespol Tony Surya Putra, melalui sambungan telefon kepada kumparan pada Rabu (4/4).

Tony menegaskan pihaknya tak hanya akan menyasar pedagang kaki lima penjual miras saja untuk menanagani kasus ini. Ia juga akan menindak langsung pihak distributor pembuat miras.
“Jadi target kita bukan miras kaki lima saja. Target utama kita pemasok distributor,” tutup Tony.
Selain di Jakarta Timur, miras ginseng juga merenggut empat nyawa pemuda di Pondok Cina, Kecamatan Beji, Depok. Mereka tewas setelah pesta miras pada Selasa (3/4) dini hari.
