Ibu Sakit Digendong dari Ambulans Imbas Jalan Trans Sulawesi Amblas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang ibu sakit di Sulawesi harus digendong karena ambulansnya terperosok. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Seorang ibu sakit di Sulawesi harus digendong karena ambulansnya terperosok. Foto: Dok. Istimewa

Jalan Trans Sulawesi yang jadi penghubung Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Enrekang amblas dan terdampak longsor, Selasa (9/5). Akibatnya sebuah ambulans tak bisa melintas karena terjebak lumpur.

Akhirnya seorang ibu yang jadi pasien dalam ambulans itu terpaksa digendong dan dibopong oleh polisi dan sejumlah pengendara lain. Ia lalu dibonceng dengan motor menuju Rumah Sakit Enrekang.

"Iya, tadi Ibu sakit digendong dan digotong karena ambulans terjebak lumpur. Arus lalu lintas kendaraan kita gunakan buka-tutup tadi sementara dibersihkan lumpurnya," kata Kasatlantas Polres Enrekang, AKP Samad Kaslan, kepada kumparan, Selasa (9/5).

Seorang ibu sakit di Sulawesi harus digendong karena ambulansnya terperosok. Foto: Dok. Istimewa

Longsor ini juga membuat puluhan bus dan ratusan kendaraan sempat terjebak macet hingga sekitar 18 jam. Untuk memperbaiki ruas jalan yang terdampak, BPBD Enrekang menggandeng kerja sama dengan Balai Jalan Provinsi Sulsel.

"Kami menyiapkan sejumlah alat berat di lokasi jalan ambles untuk memperbaiki jalan amblas tersebut," ungkap Kepala BPBD Enrekang, Asril Bagenda.

Saat ini, jalan poros Enrekang-Toraja itu sudah kembali normal. Meski demikian, diimbau agar masyarakat tetap mewaspadai potensi longsor dan tanah amblas yang bisa terjadi.