Ibunda Menangis Minta DPR Bantu Usut Kasus Afif: Tolong, Saya Tidak Ikhlas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
9
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Garis polisi di TKP ditemukannya mayat Afif Maulana di bawah Jembatan Sungai Kuranji, Padang, Jumat (5/7/2024). Foto: Muthia Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Garis polisi di TKP ditemukannya mayat Afif Maulana di bawah Jembatan Sungai Kuranji, Padang, Jumat (5/7/2024). Foto: Muthia Firdaus/kumparan

Komisi III DPR RI melakukan audiensi dengan keluarga Afif Maulana yang tewas karena diduga dianiaya oleh aparat kepolisian. Rapat kali ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

Selain pihak keluarga hadir juga pihak dari LBH Padang hingga pihak Polda Sumatera Barat.

Pihak keluarga menangis saat mengutarakan permintaannya agar DPR turun tangan.

Komisi III audiensi dengan pihak keluarga Alif Maulana di Ruang Rapat Banggar, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/8/2024). Foto: Haya Syahira/kumparan
Foto Afif Maulana, remaja 13 tahun yang ditemukan tewas di bawah Jembatan Sungai Kuranji, Padang. Foto: Muthia Firdaus/kumparan
Foto Afif Maulana, remaja 13 tahun yang ditemukan tewas di bawah Jembatan Sungai Kuranji, Padang. Foto: Muthia Firdaus/kumparan

Bapak Komisi III untuk menuntut kasus Afif Maulana seadil-adilnya. Saya tidak ikhlas, dan tidak bisa menerima kalau pelaku penganiaya Afif belum terungkap pak, saya mohon pak.

--kata ibunda Afif sambil menangis, Senin (5/8).

collection embed figure

Setelah itu pihak keluarga memohon agar pihak keluarga bisa melakukan ekshumasi. Selama ini pihak keluarga mengaku selalu kesulitan.

Pihak Komisi III pun menyetujui permintaan keluarga dan langsung meminta kepada pihak kepolisian untuk memfasilitasi.

“Meminta untuk melakukan ekshumasi secepatnya, secepatnya terkait dengan permintaan korban,” kata Wakil Ketua Komisi III Habiburokhman menutup rapat.