Ide Pampers dari Wali Kota untuk Kuda Andong di Malioboro Yogya, Apa Kabarnya?

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kuda andong di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Kamis (10/4/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kuda andong di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Kamis (10/4/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memunculkan ide "pampers" untuk kuda andong untuk mengatasi bau pesing akibat kencing kuda di kawasan Malioboro.

Lalu bagaimana kelanjutan ide itu?

"Tapi menjadi apa, beban pikiran saya. Memang saya harus memikirkan pampers kuda itu. Memang itu unik juga, tapi harus dipikirkan," kata Hasto di Kepatihan Pemda DIY, Jumat (11/4).

"Menjadi pemikiran saya itu bagaimana menampung kencing kuda itu supaya lebih baik entah itu pampers atau apa. Karena perlu kita pelajari dulu kuda itu kencing jam berapa, volumenya berapa saya akan pelajari," terangnya.

Andong Harus Tertib Parkir

Di sisi lain untuk menjaga Malioboro bebas dari bau pesing kuda, Hasto meminta agar andong tertib parkir di tempat parkir khusus yakni cekungan yang ada di sisi barat Jalan Malioboro.

Jika parkir andong ini tertib, maka petugas akan lebih mudah membersihkan kotoran maupun kencing kuda.

"Karena andong ini kan parkirnya sering belum tentu di tempat-tempat yang yang sudah pada cekungan-cekungan itu lah. Kalau nanti parkirnya itu tertib di cekungan-cekungan itu kita mengkondisikannya di cekungan-cekungan itu kan lebih mudah," katanya.

Kuda andong di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Kamis (10/4/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Kuda andong di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Kamis (10/4/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

"Makanya tadi ya sedikit disinggung tentang itu (saat rapat dengan Gubernur DIY) ya langkah satu itu ayolah kita tertib bahwa parkir itu ada pada tempatnya. Nah setelah itu kita nanti mengkondisikan kebersihannya di situ," katanya.

Hasto juga menegaskan cekungan itu merupakan tempat parkir khusus untuk andong. Maka dari itu becak motor tak boleh parkir di situ.

"Itu yang nggak boleh," jelasnya.

Sri Sultan Minta Malioboro Harus Bersih

Hasto mengatakan dalam rapat di Kepatihan Pemda DIY hari ini, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta agar Malioboro harus senantiasa bersih.

"(Arahan) agar kami bisa menjaga kebersihan Malioboro sebaik-baiknya. Karena menurut Ngarso Dalem juga Malioboro masih perlu dibersihkan, perlu lebih baik lagi. Ngarso Dalem juga menyampaikan bahwa itu selokan selokannya masih perlu dibersihkan. Nah itu jangan sampai kumuh," kata Hasto.