Identitas 12 Jenazah Korban Contraflow Maut KM 58 Tol Japek, Berikut Daftarnya

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konferensi pers pengungkapan identifikasi 12 jenazah korban kecelakaan 'Contraflow Maut' tol Japek km 58 di RS Polri, Jakarta Timur, Senin (15/4/2024) Foto: Thomas Bosco/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi pers pengungkapan identifikasi 12 jenazah korban kecelakaan 'Contraflow Maut' tol Japek km 58 di RS Polri, Jakarta Timur, Senin (15/4/2024) Foto: Thomas Bosco/kumparan

Polri berhasil mengidentifikasi seluruh jenazah korban kecelakaan 'Contraflow Maut' di Tol Jakarta-Cikampek KM 58.

"Hari ini, Senin 15 April, DVI Polri telah memeriksa 12 jenazah korban kecelakaan yang terdiri dari 7 jenazah laki-laki dan 5 jenazah perempuan," sebut Kapusdokkes Polri, Irjen Pol Asep Hendradiana dalam konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (15/4).

Konferensi pers pengungkapan identifikasi 12 jenazah korban kecelakaan 'Contraflow Maut' tol Japek km 58 di RS Polri, Jakarta Timur, Senin (15/4/2024) Foto: Thomas Bosco/kumparan

Berikut nama seluruh korban kecelakaan maut tersebut:

  1. Najwa Ghefira (21), perempuan. Berdasarkan pemeriksaan gigi dan telah diserahkan oleh Kabiddokkes Polda Jabar kepada keluarga pada hari Rabu tanggal 10 April 2024 di RSUD Karawang.

  2. Jenazah nomor PM/022/DVI-KM58/01, cocok dengan data AM (Ante Mortem) No 04, teridentifikasi sebagai Eva Daniawati (30), perempuan, asal Kabupaten Kuningan, berdasarkan DNA.

  3. Jenazah nomor PM/022/DVI-KM58/02, cocok dengan data AM (Ante Mortem) No 10, teridentifikasi sebagai Sendi Handian (18), laki-laki, asal Kabupaten Ciamis, berdasarkan DNA.

  4. Jenazah nomor PM/022/DVI-KM58/03, cocok dengan data AM (Ante Mortem) No 03, teridentifikasi sebagai Aisya Hasna Humaira, perempuan, usia 18 tahun, asal Kabupaten Bogor, berdasarkan DNA.

  5. Jenazah nomor PM/022/DVI-KM58/04, cocok dengan data AM (Ante Mortem) No 06, teridentifikasi sebagai Azfar Waldan Rabbani (14), laki-laki, asal Kota Depok, berdasarkan DNA.

  6. Jenazah nomor PM/022/DVI-KM58/05, cocok dengan data AM (Ante Mortem) No 09 teridentifikasi sebagai Ukar Karmana (55), laki-laki, asal Kabupaten Ciamis, berdasarkan DNA.

  7. Jenazah nomor PM/022/DVI-KM58/06, cocok dengan data AM (Ante Mortem) No 05 teridentifikasi sebagai Windiansyah (25), laki-laki, asal Kabupaten Ciamis, berdasarkan DNA.

  8. Jenazah nomor PM/022/DVI-KM58/07, cocok dengan data AM (Ante Mortem) No 07 teridentifikasi sebagai Jasmine Mufidah Zulfa (10), perempuan, asal Kota Depok, berdasarkan DNA.

  9. Jenazah nomor PM/022/DVI-KM58/08, cocok dengan data AM (Ante Mortem) no 01 teridentifikasi sebagai Nina Kania (31), perempuan, asal Kabupaten Ciamis, berdasarkan pemeriksaan gigi dan properti.

  10. Jenazah nomor PM/022/DVI-KM58/09, cocok dengan data AM (Ante Mortem) No 12 teridentifikasi sebagai Ahim Romansah (38), laki-laki, asal Kabupaten Ciamis, berdasarkan DNA.

  11. Jenazah nomor PM/022/DVI-KM58/10, cocok dengan data AM (Ante Mortem) No 08 teridentifikasi sebagai Rizki Prastya (22), laki-laki, kabupaten Ciamis, berdasarkan DNA.

  12. Jenazah nomor Pm/022/Dvi-km58/11, cocok dengan data AM (Ante Mortem) No 11 teridentifikasi sebagai Muhamad Nurzaki (21), laki-laki, asal Kabupaten Ciamis, berdasarkan DNA.

Seorang petugas melihat bangkai kendaraan pascakecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek KM 58 di Pool Derek Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat, Senin (8/4/2024). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

"Dengan demikian, tim DVI Polri telah mengidentifikasi seluruh korban kecelakaan lalu lintas tol Jakarta-Cikampek Km 58," tambahnya.

Seluruh ahli waris korban telah menerima santunan dari Jasa Raharja senilai Rp 50 juta per orang.

"Kami secara sistem sudah melakukan transfer karena kami secara sistem sudah terintegrasi sehingga proses santunan sudah dapat kami sampaikan kepada ahli waris," sebut Dir Ops Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana dalam kesempatan yang sama.

"Masing-masing ahli waris akan mendapatkan 50 juta. Kami Jasa Raharja menyampaikan duka cita mendalam. Uang tidak dapat menggantikan nyawa, tetapi semoga bukti bahwa negara hadir dapat mengurangi kesedihan keluarga," sambungnya.