Identitas 2 Prajurit TNI Gugur di Lebanon: Kapten Zulmi Aditya-Sertu Nur Ichwan
·waktu baca 2 menit

Dua pasukan perdamaian asal Indonesia di Lebanon gugur. Insiden ini terjadi pada Senin (30/3).
Kapuspen TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, mengatakan kedua prajurit yang gugur itu adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.
"Serta dua lainnya mengalami luka yaitu Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto sudah dievakuasi dan dalam penanganan medis di Rumah Sakit St. George Beirut, Lebanon," kata Aulia saat dikonfirmasi, Selasa (31/3).
Aulia mengatakan untuk mengetahui penyebab insiden tersebut, UNIFIL saat ini sedang melaksanakan investigasi. Pihak TNI, kata dia, juga terus memonitor perkembangan situasi serta menyiapkan langkah-langkah kontijensi dihadapkan pada dinamika di daerah misi Lebanon.
"TNI dalam melaksanakan penugasan Pasukan Pemeliharaan Perdamaian tetap mengutamakan keselamatan prajurit dengan tetap meningkatkan kewaspadaan sesuai Standard Operating Procedure (SOP) UNIFIL," kata dia.
Total 3 Prajurit Gugur
Pasukan penjaga perdamaian Indonesia yang gugur akibat serangan Israel di Lebanon kini bertambah menjadi tiga orang.
Insiden terjadi di dua tempat berbeda. Lokasi pertama berada UNIFIL di Adchit Al Qusayr pada Minggu (29/3), merenggut nyawa Prajurit Kepala (Praka) Farizal Rhomadhon dan melukai dua prajurit lainnya.
Peristiwa kedua terjadi di dekat Bani Hayyan, dua pasukan perdamaian RI gugur dalam insiden yang terjadi pada Senin (30/3). Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan, gugur dalam insiden ini.
