Identitas 2 Tim TGPF Intan Jaya Korban Penembakan KKB Papua

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sertu Faisal Akbar, korban penembakan oleh KKB di distrik Sugapa, Papua. Foto: Dok. Kapen Kogabwilhan III
zoom-in-whitePerbesar
Sertu Faisal Akbar, korban penembakan oleh KKB di distrik Sugapa, Papua. Foto: Dok. Kapen Kogabwilhan III

Rombongan TGPF Intan Jaya bentukan Mahfud MD ditembaki KKB Papua di Distrik Hitadipa, Papua. Dua orang anggota rombongan luka tembak, salah satunya anggota tim investigasi TGPF Intan Jaya.

"Telah terjadi pengadangan oleh KSB terhadap rombongan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) saat kembali dari Distrik Hitadipa menuju ke Sugapa," ujar Kepala Penerangan (Kapen) Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Kolonel Czi IGN Suriastawa, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (9/10).

Ilustrasi penembakan. Foto: Shutterstock

Akibat peristiwa penembakan itu, salah seorang anggota TNI bernama Sertu Faisal Akbar yang merupakan satgas Apter Hitadipa mengalami luka tembak di pinggangnya.

Selain anggota TNI, Suriastawa menyebut salah seorang anggota tim investigasi lapangan TGPF Intan Jaya bernama Bambang Purwoko juga turut menjadi korban.

Bambang Purwoko, korban penembakan oleh KKB di distrik Sugapa, Papua. Foto: Dok. Kapen Kogabwilhan III

"Bambang Purwoko (Dosen UGM/TGPF), luka tembak di pergelangan kaki kiri dan pergelangan tangan kiri, kondisi sadar," beber Suriastawa.

Suriastawa menyebut saat ini kedua korban masih mendapatkan perawatan intensif oleh tim kesehatan di RSUD Sugapa Papua.

"Pukul 16.40, korban tiba di UPTD RSUD Sugapa untuk tindakan medis. Saat ini korban masih dirawat di RSUD Sugapa," kata Suriastawa.

kumparan post embed

Tim TGPF memang tengah mendatangi Intan Jaya untuk mencari informasi terkait tewasnya anggota TNI dan pendeta Yerimia. Ketua TGPF Benny Mamoto ikut dalam tim lapangan yang ada di Intan Jaya.

Sedangkan tim lainnya bergerak menyelidiki kasus ini di Timika. Sampai saat ini, belum diketahui siapa identitas anggota TNI dan anggota tim investigasi yang menjadi korban penembakan.

embed from external kumparan

Diketahui tim TGPF bentukan Mahfud telah memulai kerja mereka pada Rabu (7/10). Mereka terbang ke Papua guna melakukan investigasi dan mengumpulkan sejumlah bukti serta kesaksian untuk mengungkap tabir penembakan yang melibatkan KKB Papua.

Tim ini terdiri dari tiga unsur, yakni penanggung jawab yang ditempati oleh Mahfud MD, tim pengarah, dan tim investigasi di lapangan. Tim investigasi di lapangan berisi 18 orang yang diketuai oleh Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Benny Mamoto dan wakilnya Deputi Kemenko Polhukam Sugeng Purnomo.

X post embed