Identitas Mayat di Sungai di Medan Barat: Pria Pencari Ular, Pengidap Epilepsi
·waktu baca 2 menit

Mayat pria yang ditemukan mengambang di sungai di Jalan Karya, Kecamatan Medan Barat, Medan, Kamis (4/9) lalu, memiliki riwayat penyakit epilepsi.
Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, Iptu Febri Sitepu, mengatakan bahwa mayat tersebut berinisial AN (40 tahun), bertempat tinggal di Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, kota Medan.
"Sakit epilepsi dia, dia ada riwayat sakit kejang-kejang. Itu riwayat penyakitnya," kata Febri saat dihubungi, Selasa (9/9).
Febri, menjelaskan bahwa mayat AN semasa hidupnya sebagai seorang duda. AN melakukan kegiatan dalam kesehariannya untuk mencari ular di aliran sungai di sekitar Jalan Karya, Medan Barat, Kota Medan, untuk dijual.
"Dia berhari-hari mencari ular, dia suka mencari ular di sungai-sungai itu untuk dijual, kalau dari cerita keluarganya," terang Febri.
Pihak keluarganya sudah mengikhlaskan atas kepergian AN dikarenakan riwayat penyakitnya.
"Keluarganya juga sudah mengikhlaskan," kata Febri.
Waktu kejadian tersebut, AN mencari ular di sekitaran sungai Jalan Karya dan tiba-tiba mengalami sakit kejang-kejang.
"Iya (sakit), kalau dugaan gitulah, karena dia ada sakit epilepsi. Jadi keluarganya sudah maklum lah," jelas Febri.
Febri menyebutkan, bahwa AN tidak memiliki bekas luka di sekujur tubuhnya saat dievakuasi warga.
"Enggak ada, kalau luka kemarin, warga waktu pengangkatan dari bawah sungai ke atas tepi. Terbentur kepalanya, semuanya menyaksikan," ujar Febri.
— — —
#JagaIndonesiaLewatFakta kumparan mengajak masyarakat lebih kritis, berperan aktif, bijak, dan berpegang pada fakta dalam menghadapi isu bangsa, dari politik, ekonomi, hingga budaya. Dengan fakta, kita jaga Indonesia bersama.
