Idham Azis Tanggapi Video Polisi Marah-marah Bubarkan Arisan: Akan Kami Ingatkan

kumparanNEWSverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolri Idham Aziz usai melaksanakan Raker dengan Komisi 3 DPR. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolri Idham Aziz usai melaksanakan Raker dengan Komisi 3 DPR. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan

Kapolri Jenderal Idham Azis mendapat laporan dari anggota Komisi III DPR terkait video viral polisi membubarkan warga karena buat acara arisan. Padahal Pemerintah Pusat telah menerapkan social distancing cegah wabah corona.

Video viral tersebut diketahui terjadi di Jalan Melati, Jember, Jawa Timur. Saat itu Kapolsek Kaliwates Kompol Edy Sudarto meminta warga membubarkan acara arisan. Anggota Komisi III DPR menyoroti cara membubarkan arisan yang dilakukan dengan marah-marah.

Terkait hal itu, Idham mengatakan, ke depan akan meminta anggotanya lebih humanis mengimbau warga. Ia berharap jajarannya dapat terus memberi pelayanan maksimal.

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis inspeksi upacara peringatan HUT ke-74 Korps Brimob Polri di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

“Kalau ada beberapa di wilayah masih kurang pas kemarin (video) viral kita ingatkan sama anggota selalu melakukan yang terbaik dan humanis sehingga ke depan tentu dalam memberikan pelayanan Polri lebih baik,” kata Idham saat rapat virtual dengan Komisi III, Selasa (31/3).

Idham menuturkan, dalam memberi edukasi dan menjalankan imbauan kepada masyarakat, anggotanya akan dibekali APD (Alat Pelindung Diri). Sebab, anggota Polri selama ini secara masif membubarkan kegiatan massa.

“Kami betul-betul menyiapkan anak-anak kami di depan, menyiapkan bubur kacang hijau. Menyiapkan telor untuk dia makan. Yang penting bagaimana anggota Polri sehat,” imbuh Idham.

kumparan post embed

Sebelumnya diberitakan, Jenderal Idham Azis telah menerbitkan maklumat Nomor Mak/2/III/2020 pada Kamis (19/3).

Maklumat tersebut sebagai respons kebijakan pemerintah yang meminta masyarakat berdiam diri di rumah, dan seluruh pihak agar tidak membuat acara pengumpulan massa demi mencegah penyebaran virus corona.

Dalam maklumat itu, Idham juga melarang masyarakat untuk mengadakan kegiatan atau acara yang menyebabkan berkumpulnya massa, baik di tempat umum dan lingkungan sekitar.

***

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!