News
·
14 Maret 2020 18:25

IGI Sebut Ada 63 Persen Guru yang Ingin UN Ditunda Demi Mencegah Virus Corona

Konten ini diproduksi oleh kumparan
IGI Sebut Ada 63 Persen Guru yang Ingin UN Ditunda Demi Mencegah Virus Corona (226425)
Ilustrasi siswa jelang ujian nasional. Foto: Zuhri Noviandi/kumparan
Ikatan Guru Indonesia melakukan survei kecil terkait Ujian Nasional dan Kekhawatiran virus corona (Covid-19). Hasil survei menunjukan 63% responden setuju UN ditunda.
ADVERTISEMENT
Sedangkan 31% responden meminta UN tetap dilaksanakan dan sisanya tak mempersoalkan ditunda atau dilanjutkan.
Survei melibatkan 210 guru dari seluruh provinsi di Indonesia ini dilaksanakan sebelum DKI Jakarta memutuskan meliburkan sekolah dan menunda Ujian Nasional 2020.
"Untuk Itu Ikatan Guru Indonesia menganggap pemerintah perlu mencermati dan mengambil langkah cepat terkait Covid-19. Bukan sekedar pelaksanaan UN-nya tapi juga intensitas tinggi pertemuan siswa dan guru serta instruktur atau tutor dengan para pelajar ini menjelang UN," kata Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia Muhammad Ramli Rahim, dalam keterangannya, Sabtu (14/3).
UNBK SMK memang tak lama lagi, tapi setelahnya akan disusul SMA dan SMP. "Daripada menanggung risiko penyakit dan kematian, lebih baik UN ditunda dan jika perlu dihapuskan, toh tahun 2021 UN tak lagi dilaksanakan," kata dia.
ADVERTISEMENT
"Tak layak anak-anak bangsa ini dikorbankan untuk sesuatu yang tahun depannya juga sudah akan dihapuskan, artinya, pemerintahan pun menganggap UN itu tak banyak bermanfaat," lanjut Ramli.