Ikan Hiu Jadi Santapan MBG di Ketapang, Ini Kata BGN

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang  Nanik S Deyang. Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang Nanik S Deyang. Foto: Indrianto Eko Suwarso/ANTARA FOTO

Sejumlah siswa di Kabupaten Ketapang mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menu olahan ikan hiu.

Menanggapi hal itu, Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang mengatakan memang menu MBG ini disesuaikan dengan olahan makanan setempat. Termasuk hiu yang menurutnya mungkin menjadi salah satu yang dibuat menjadi olahan makanan.

“Karena kita judulnya juga bukan sekadar memberi makan gratis. Kayak hiu misalnya, ternyata di situ biasa memang hiu dihidangkan. Kalau nggak kan di sini hiu mahal banget, tapi karena di sana banyak hiu,” ujar Nanik kepada wartawan di Artotel Cibubur, Kabupaten Bogor, Kamis (25/9).

Verifikator mitra BGN sedang melakukan proses verifikasi mitra di Artotel Cibubur, Kabupaten Bogor, Kamis (25/9/2025). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Meski begitu, Nanik juga menegaskan bahwa apabila menu olahan itu akan menyebabkan keracunan, maka tidak akan digunakan.

“Kalau ada makanan yang terbukti membuat itu diidentifikasi sebagai hal yang membuat keracunan, kita nggak akan pakai di wilayah itu. Sekalipun akhirnya banyak itu misalnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Nanik juga mengungkapkan bahwa faktor keracunan makanan juga bisa terjadi karena faktor alergi.

“Tidak semua hal itu dugaan keracunan. Tapi ada hal yang karena alergi, misalnya anak-anak udang. Bahkan ada yang alergi mayones,” tutup dia.