Ikatan Motor Indonesia Sebut Jalan di Jakarta Layak untuk Formula E

Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (IMI) menggelar pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait persiapan Jakarta sebagai tuan rumah pagelaran balap mobil listrik atau Formula E.
Ketua Pembina IMI Pusat, Prasetio Edi Marsudi, mengatakan pihaknya telah memberikan masukan kepada Anies terkait pelaksanaan Formula E. Masukan-masukan tersebut, kata dia, akan ditindaklanjuti oleh tim kecil yang akan mengurusi event internasional ini.
“Jadi kita mau menindaklanjuti permasalahan event olahraga internasional tahun 2020 Formula E. Kebetulan di sini teman-teman tokoh balap di Indonesia, di Jakarta, dari IMI semua kasih masukkan ke Pak Gubernur. Setelah diterima Pak Gubernur mau ditindaklanjuti oleh tim yang lebih kecil lagi untuk Indonesia,” kata Prasetio yang juga anggota DPRD Jakarta, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (3/9).
Pada kesempatan itu juga, Ketua IMI Pusat Sadikin Aksa, menyebut Jakarta layak menggelar Formula E. Menurutnya, jalanan di Jakarta cukup bagus untuk adu balap mobil listrik tersebut.
“Lebih dari cukup (kualitasnya), enggak ada yang bermasalah,” kata Aksa.
Meski begitu, Aksa mengatakan rute sirkuit akan ditentukan oleh desainer dari pihak Formula E. Namun, ia meminta agar sirkuit dibuat di sekitar Monas.
"Kalau sirkuitnya di dekat Monas, jadi seluruh dunia akan tahu ada Monas di Jakarta. Kita harus lihat dari pariwisatanya dan juga bagaimana mengundang turis-turis datang ke Jakarta untuk nonton balapan. Jadi bukan hanya jalan-jalan, bisa nonton balapan juga,” tuturnya.
Aksa juga menyatakan keyakinannya bahwa Jakarta siap menggelar Formula E. Salah satu pertimbangannya adalah karena sirkuit berada di dalam kota dan membuatnya tidak begitu susah, sehingga dapat selesai dalam waktu singkat.
“Karena formula ini bukan seperti Formula 1. Dia ini sirkuitnya 2 kiloan aja dan enggak harus di sirkuit permanen. Rata-rata formula ini di sirkuit dalam kota dan itu membuatnya ga begitu susah. Dalam satu bulan harusnya bisa jadi,” pungkas Aksa.
