Imam Masjid yang Jadi Korban Penembakan di Prancis Pernah Diancam ISIS

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi berada di tempat kejadian penembakan di Masjid, Perancis. Foto: AFP
zoom-in-whitePerbesar
Polisi berada di tempat kejadian penembakan di Masjid, Perancis. Foto: AFP

Seorang imam masjid di kota Brest di Prancis Rachid El Jay menjadi korban luka insiden penembakan. Menurut pengakuan kerabat El Jay, yang bersangkutan telah lama diincar ISIS.

"Rachid El Jay sudah pernah mendapat ancaman dari ISIS," sebut anggota Dewan Muslim Prancis CFCM Abdallah Zekri seperti dikutip dari AFP, Jumat (28/6).

"Ini karena dia menyampaikan ceramah yang sejalan dengan nilai-nilai republik (Prancis)," sambung Zekri.

kumparan post embed

Pernyataan Zekri dibenarkan seorang peneliti isu Muslim di Prancis Romain Caillet. Ia menyebut, El Jay telah lama menjadi target kelompok ekstrem.

"Ia ditargetkan oleh kelompok ekstrem dan kelompok ultra sayap kanan karena video-video ceramahnya," papar Calliet.

El Jay dan seorang kerabatnya ditembak oleh pria bersenjata usai keluar dari sebuah masjid di kota pelabuhan Brest. El Jay terkena tembakan di bagian kaki dan perut.

Masjid yang menjadi tempat kejadian penembakan. Foto: AFP

Pelaku penembakan yang sempat kabur ditemukan tak bernyawa di dekat lokasi kejadian. Penyebab kematian pelaku sampai saat ini belum diketahui.

Serangan di Masjid Brest membuat Kementerian Dalam Negeri memerintahkan peningkatan keamanan di seluruh rumah ibadah di Prancis.