Imam Salat Tarawih Positif Corona, 28 Warga Tambora Jadi ODP

kumparanNEWSverified-green

comment
29
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas medis dengan APD lengkap bersiap untuk mengambil sampel swab dari warga di pasar tradisional di Bogor, Jumat (8/5). Foto:  REUTERS / Willy Kurniawan
zoom-in-whitePerbesar
Petugas medis dengan APD lengkap bersiap untuk mengambil sampel swab dari warga di pasar tradisional di Bogor, Jumat (8/5). Foto: REUTERS / Willy Kurniawan

Sebanyak 28 warga di Tambora, Jakarta Barat, dinyatakan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Mereka diketahui mengikuti salat tarawih di Masjid Baitul Muslimin yang imam salatnya ternyata dinyatakan positif virus corona.

Camat Tambora, Bambang Sutama, mengatakan, warga yang positif virus corona tersebut selain imam salat tarawih masjid juga sebagai ketua RT setempat. Ia dinyatakan positif corona setelah ditest swab bersama anaknya.

Ilustrasi salat tarawih, Kamis (23/4/2020). Foto: Antara/Fauzan

“Pertama anaknya cek di Puskemas positif, kemudian orang tuanya ikut melakukan tes swab pada Jumat (8/5) kemarin. Hasilnya dua-duanya positif COVID-19,” ujar Bambang saat dihubungi, Rabu (13/5).

“Nah malam itu masih memimpin tarawih,” tambah Bambang.

embed from external kumparan

Bambang menyebut, warga yang positif virus corona tersebut telah dievakuasi ke RSUD Tarakan. Proses evakuasi dibantu TNI dan Polri.

“Minggu (10/5) pagi mereka mau dievakuasi ke RS Tarakan. Katanya mereka sebenarnya mau dievakuasi ke RS mana saja asalkan tidak ke RS Wisma Atlet,” ujar Bambang.

Hingga saat ini 28 warga yang berstatus ODP dilarang beraktivitas di luar rumah. Mereka diminta isolasi mandiri selama 14 hari ke depan.

***

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.