Imbas Corona, Tukang Cukur Akan Dimudahkan Bayar Cicilan Rumah

31 Maret 2020 20:29 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tukang cukur keliling. Foto: Marrisa Krestianti/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Tukang cukur keliling. Foto: Marrisa Krestianti/kumparan
ADVERTISEMENT
Ribuan tukang cukur rambut asal Garut memutuskan untuk pulang kampung karena khawatir wabah virus corona di kota perantauannya. Termasuk mereka yang tergabung dalam Persaudaraan Pemangkas Rambut Garut (PPRG).
ADVERTISEMENT
Ketua PPRG Irawan sekaligus ketua perumahan seniman rambut PPRG atau Perum PPRG, juga telah mengajukan usulan kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk mendapat keringanan cicilan rumah mereka yang terletak di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat itu.
"Agar para seniman rambut Garut yang mengambil perumahan di perumahan khusus seniman rambut, Perum PPRG, agar diberikan kemudahan atau menangguhkan cicilannya dari BTN," ungkap Irawan kepada kumparan, Selasa (31/3).
Tukang cukur keliling. Foto: Marrisa Krestianti/kumparan
Irawan beralasan, banyak rekan-rekannya yang penghasilannya berkurang imbas kebijakan penanganan virus corona di kota masing-masing. Bahkan, ada beberapa anggota yang akhirnya tidak bisa bekerja sama sekali.
"Tempat kerjanya ditutup sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Atau tidak berani buka untuk menghindari terkena dampak virus corona," tuturnya.
ADVERTISEMENT
Namun, ia menyampaikan usulan itu disetujui oleh Menteri Basuki. Sehingga, ia berharap dapat meringankan beban teman-temannya sesama tukang cukur rambut, yang sedang bersama-sama menghadapi imbas perekonomian akibat corona.
"Alhamdulillah Bapak Menteri setuju dan menerima usulan saya. Secara teknisnya nanti kita menunggu arahan Bapak Menteri PUPR," ucap Irawan.
"Setidaknya, saya sebagai Ketua Perumahan Seniman Rambut terus berjuang demi saudara-saudara dan para anggota yang menghuni perumahan tersebut," lanjutnya.
Sebelumnya, tukang cukur rambut yang tergabung dalam PPRG maupun yang bukan anggota memilih pulang kampung. Bahkan, beberapa anggota dari luar Pulau Jawa juga sudah pulang.
PPRG yang terdiri dari sekitar 4.000 anggota ini juga meminta rekan-rekannya untuk saling mengingatkan agar memeriksakan diri sesampainya di Garut. Hal ini untuk memastikan mereka dalam kondisi sehat dan tidak membawa virus tersebut ke kampung halamannya.
ADVERTISEMENT
Perum PPRG ini diresmikan pembangunannya oleh Presiden Jokowi pada 19 Januari 2019. Perumahan ini dibangun di bawah Kementerian PUPR untuk masyarakat berpenghasilan rendah, agar bisa menikmati subsidi rumah seperti KPR FLPP.
=====
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!