Imbas ‘Haji 26 Tahun’: Kuota Cianjur Turun 95,5%, Kota Tasikmalaya Naik 115,7%

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Umat Muslim melaksanakan ibadah haji di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat (6/6/2025). Foto: AFP
zoom-in-whitePerbesar
Umat Muslim melaksanakan ibadah haji di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat (6/6/2025). Foto: AFP

Bagi Anda yang telah daftar haji sejak beberapa tahun lalu, ada baiknya mengecek ulang jadwal keberangkatan Anda ke kantor otoritas berwenang. Bisa jadi jadwal Anda mundur atau bahkan maju beberapa tahun.

Hal ini karena kuota haji 2026 perprovinsi mengalami perubahan, ada yang naik dan ada yang turun. Perubahan ini imbas dari penyeragaman masa tunggu haji secara nasional, yaitu 26 tahun.

Semula, masa tunggu haji antarprovinsi bervariasi, 15 hingga 47 tahun. Namun, sesuai amanat UU Haji yang baru, masa tunggu dipukul rata menjadi 26 tahun.

Jawa Barat menjadi provinsi dengan penurunan kuota haji 2026 terdalam, mencapai 9.000-an orang.

Dikutip dari Antara, Selasa (18/11), Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenhaj Jabar, Boy Hari Novian, menjelaskan bahwa pada tahun 2026 kuota haji Jabar sebanyak 29.643 orang. Jumlah ini turun dari kuota haji 2025 yang mencapai 38.723 orang.

Dengan demikian, kuota Jabar untuk haji 2026 dibanding 2025 turun 9.080 orang atau 23,45%.

Jemaah haji kloter 7 Kabupaten Bandung saat membara air zam-zam di Debarkasi Kertajati Indramayu. (20/6/2025). Foto: Panji Asmara/kumparan

Kuota provinsi yang berubah berimbas pada pembagian kuota di kota/kabupaten di Jabar. Kabupaten Cianjur menjadi daerah dengan penurunan paling tajam. Dari kuota 1.305 orang pada 2025, merosot hanya 59 orang pada 2026.

Sebaliknya, Kota Tasikmalaya mendapat penambahan kuota jemaah yang signifkan. Kuota haji 2025 sebanyak 617 orang, tahun depan melonjak menjadi 1.331 orang atau naik 115,7 persen.

Pemulangan jemaah haji Kloter KJT-30 yang merupakan kloter terakhir ke Tanah Air dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah, Arab Saudi menuju Bandara Kertajati di Jawa Barat, Indonesia, Senin (22/7/2024). Foto: MCH 2024

Sebaran Kuota Haji di 27 Kab/Kota di Jabar

Berikut ini kuota haji untuk 27 kabupaten/kota Jabar pada 2025 dan tahun 2026 beserta persentase kenaikan/penurunannya dikutip dari Antara:

1. Kabupaten Cianjur: 1.305; 59 ; -95,5 persen

2. Kabupaten Garut: 1.805 ; 109 ; -94,0 persen

3. Kota Banjar: 168 ; 10 ; -94,0 persen

4. Kabupaten Sukabumi: 1.535 ; 124 ; -91,9 persen

5. Kabupaten Bandung Barat: 1.066 ; 127 ; -88,1 persen

6. Kota Sukabumi: 243 ; 28 ; -88,5 persen

7. Kabupaten Bandung: 2.425 ; 430 ; -82,3 persen

8. Kabupaten Subang: 1.126 ; 244 ; -78,3 persen

9. Kabupaten Majalengka: 1.102 ; 532 ; -51,7 persen

10. Kabupaten Bogor: 3.189 ; 1.598 ; -49,9 persen

11. Kota Cirebon: 313 ; 174 ; -44,4 persen

12. Kabupaten Purwakarta: 715 ; 398 ; -44,3 persen

13. Kabupaten Kuningan: 940 ; 344 ; -63,4 persen

14. Kota Bogor: 929 ; 603 ; -35,1 persen

15. Kota Bandung: 2.325 ; 1.495 ; -35,7 persen

16, Kabupaten Karawang: 2.053 ; 1.719 ; -16,3 persen

17. Kabupaten Pangandaran: 364 ; 154 ; -57,7 persen

18. Kota Cimahi: 525 ; 536 ; +2,1 persen

19. Kabupaten Cirebon: 2.268 ; 2.764 ; +21,9 persen

20. Kota Depok: 1.613 ; 2.567 ; +59,1 persen

21 Kabupaten Indramayu: 1.699 ; 2.885 ; +69,8 persen

22. Kabupaten Bekasi: 2.084 ; 3.558 ; +70,7 persen

23. Kota Bekasi: 2.615 ; 4.964 ; +89,9 persen

24. Kota Tasikmalaya: 617 ; 1.331 ; +115,7 persen

25. Kabupaten Ciamis: 1.048 ; 703 ; -32,9 persen

26. Kabupaten Tasikmalaya: 1.399 ; 305 ; -78,2 persen

27. Kabupaten Sumedang: 824 ; 72 ; -91,3 persen.