Imbas Kebakaran, RSUP Kariadi Alihkan Layanan Pasien Kanker dari Gedung Kasuari
·waktu baca 2 menit

RSUP Kariadi Semarang mengalihkan pelayanan untuk pasien kanker di Gedung Kasuari imbas terjadinya kebakaran di ruang Magnetic Resonance Imaging atau MRI, Jumat (30/12) malam kemarin.
Meja pendaftaran pasien dialihkan ke depan gedung. Petugas tampak bersiaga menyambut pasien yang datang.
Humas RSUP Kariadi, Parna mengatakan, layanan poli Kasuari sementara dialihkan ke Gedung Garuda. Namun, pendaftaran tetap bisa dilakukan di meja layanan depan Gedung Kasuari.
"Pasien yang datang di Kasuari ini untuk daftar dan pelayanan poli di Kasuari dialihkan ke Paviliun Garuda," ujar Parna di Gedung Kasuari, Jumat (31/12).
Ia juga menegaskan, pelayanan MRI juga masih bisa dilakukan. Sebab, RS Kariadi masih memiliki alat MRI lain berjenis Cobalt yang akan digunakan dan dioptimalkan.
"Alat MRI ini tidak satu-satunya. Bisa layani dengan yang Cobalt. Kita optimalkan alat lainnya," jelas dia.
Meski kejadian tadi malam amat mengejutkan, ia memastikan
31 pasien rawat jalan dan 19 pasien rawat inap di Gedung Kasuari dalam kondisi aman.
"Karena tadi malam kejadian mendadak yang seharusnya rawat jalan seperti biasanya, hari ini dialihkan ke paviliun Garuda. Mudah-mudahan setelah berkoordinasi dengan teman-teman Polrestabes dan inafis, Senin bisa kita buka normal kembali," kata Parna.
Hingga saat ini, tim Inafis dan Labfor Mabes Polri cabang Semarang masih melakukan olah TKP di Gedung yang terbakar. Di lokasi kejadian terpasang pula garis polisi.
