Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.98.1
Imbas Kecelakaan Maut Tol Ciawi, Dasco Usulkan Ganti Sistem Tap di Gerbang Tol
20 Februari 2025 12:50 WIB
·
waktu baca 2 menit
Kecelakaan tragis yang melibatkan truk di gerbang Tol Ciawi mendorong berbagai pihak untuk mencari solusi terbaik guna mengurangi risiko terjadinya peristiwa serupa di kemudian hari.
Menurut Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, pemerintah dapat mengganti sistem tap kartu di gerbang tol sehingga kendaraan tidak harus berhenti terlebih dahulu.
"Dari sisi teknologi untuk mengurangi angka kecelakaan kita mungkin menyarankan kepada pemerintah untuk tidak atau meninggalkan pemakaian sistem tap yang dia harus berhenti. Harusnya itu kemudian dapat dipakai teknologi yang lebih maju bagaimana melakukan pendeteksi pembayaran tanpa mobil harus berhenti kan itu di beberapa negara sudah ada,” ungkap Dasco.
Sistem sejenis itu diketahui telah diterapkan di beberapa negara lain dan dinilai dapat membantu mengurangi antrean mobil di gerbang tol.
Dasco juga berpesan, baik kepada pemilik kendaraan maupun dinas yang bersangkutan untuk melakukan pengecekan secara rutin terhadap angkutan yang beroperasi di jalan raya, terutama kendaraan muatan besar.
"Rem blong ini, baik dari kendaraan angkutan maupun angkutan umum maupun angkutan niaga dalam hal ini truk dan bus itu perlu kemudian dilakukan pengecekan secara berkala. Terutama dari pemilik maupun kemudian nanti dinas lalu lintas angkutan jalan raya harus melakukan pengecekan-pengecekan secara berkala," ucapnya.
Lebih lanjut, Dasco mengatakan pengendara dapat dikenakan sanksi berdasarkan undang-undang apabila melanggar peraturan.
“Ya terutama itu makanya setiap pemberian KIR dan lain-lain itu tetap harus dijaga dan saya pikir kelalaian di UU Lalu Lintas itu kan juga sudah ditentukan sanksinya,” jelas Dasco.
Artikel ini dibuat oleh kumparan Studio