Imbas Keterbatasan BBM, ASN Pemkot Makassar WFH 14-15 September

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) pada 14-15 September 2026.
Kebijakan itu diterapkan di tengah kondisi keterbatasan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan.
“Work From Home 14–15 September 2026, Senin-Selasa,” demikian keterangannya melalui akun Instagram resmi Pemkot Makassar, @pemkot.makassar, dikutip Minggu (13/9).
WFH berlaku bagi ASN di lingkungan Pemkot Makassar. Selama bekerja dari rumah, ASN tetap diwajibkan menjalankan tugas kedinasan secara daring atau online.
Pemkot Makassar menegaskan pelayanan publik tetap berjalan selama penerapan WFH. Perangkat daerah atau unit kerja yang memberikan pelayanan secara langsung diminta mengatur personel sesuai dengan kebutuhan pelayanan.
“Pelayanan publik tetap berjalan,” tulis Pemkot Makassar.
“Perangkat daerah/unit kerja yang memberikan pelayanan langsung tetap mengatur personel sesuai kebutuhan pelayanan,” lanjutnya.
Kebijakan WFH tersebut bersifat sementara. Pemkot Makassar akan melakukan evaluasi dengan mempertimbangkan kondisi BBM serta kebutuhan pelayanan pemerintah.
“WFH berlaku sementara dan akan dievaluasi sesuai kondisi BBM serta kebutuhan pelayanan pemerintah,” tulisnya.
Kebijakan ini ditetapkan berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Makassar Nomor 44 Tahun 2026.
Antrean BBM Mengular
Sebelumnya, kelangkaan BBM terjadi selama beberapa pekan terakhir di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Kota Makassar, Maros, Gowa, dan beberapa kabupaten lainnya.
Kondisi tersebut terlihat dari antrean kendaraan yang memadati sejumlah SPBU. Antrean bahkan mengular hingga keluar ke bahu jalan dan diperkirakan mencapai beberapa kilometer.
Sejumlah pengendara juga rela mengantre selama berjam-jam, bahkan bermalam di SPBU, demi mendapatkan BBM.
Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan telah menambah pasokan BBM dan menegaskan stok dalam kondisi aman. Namun, antrean kendaraan di sejumlah SPBU masih terlihat panjang.
