Imbas Kontainer Maut, Disdik Bekasi Evaluasi Keselamatan Sekolah Pinggir Jalan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan olah TKP kecelakaan truk kontainer di depan SDN Kota Baru 02 dan 03 Kranji, Bekasi, Jawa Barat Kamis (1/9/2022). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan olah TKP kecelakaan truk kontainer di depan SDN Kota Baru 02 dan 03 Kranji, Bekasi, Jawa Barat Kamis (1/9/2022). Foto: Fakhri Hermansyah/ANTARA FOTO

Dinas Pendidikan Kota Bekasi berencana akan melakukan evaluasi keselamatan terhadap sekolah-sekolah lokasinya tepat di pinggir ruas jalan raya atau utama protokol.

Evaluasi tersebut dilakukan imbas adanya kecelakaan kontainer maut di Jalan Sultan Agung, tepatnya di depan SDN Kota Baru II dan III Kranji. Insiden itu menyebabkan 10 orang meninggal dunia dan 23 orang lainnya luka-luka. Penyebabnya, truk kontainer menabrak halaman sekolah. Tujuh yang meninggal adalah siswa SD tersebut.

Deretan karangan bunga di depan sekolah dasar di Kranji lokasi kecelakaaan truk kontainer maut. Foto: Dok. Istimewa

"Sekolah di pinggir jalan, kan, banyak sekali. Ya kalau dievaluasi kita pasti kita akan lakukan itu," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatullah kepada wartawan, Kamis (1/9).

kumparan post embed

Dia menjelaskan, upaya evaluasi tersebut di antaranya akan dilakukan bersama pihak kepolisian. Bagian dari evaluasi adalah sosialisasi bahaya kecelakaan lalu lintas, supaya baik siswa maupun guru sekolah lebih berhati-hati dalam hal apa pun.

"Kita juga bakal lakukan langkah-langkah koordinasi tentang sosialisasi agar menghindari kecelakaan lalu lintas. Dengan langkah tersebut diupayakan guna menghindari supaya optimalkan jangan sampai ada kecelakaan," ujarnya.

Kecelakaan truk trailer di depan SDN Kota Baru II dan III, Kranji, Bekasi, Rabu (31/8/2022). Foto: Twitter/@TMCPoldaMetro

Kecelakaan di depan SDN Kota Baru II dan III terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu ada truk trailer pengangkut besi yang berjalan oleng terlalu ke kiri lalu menabrak area di dekat halte yang banyak anak SD dan tiang BTS yang kemudian menimpa sejumlah kendaraan.