Imbas Lockdown, Petani India Jadikan Stroberi Makanan Sapi

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anil Salunkhe, seorang petani yang memberi makan stroberi kepada sapinya selama lockdown, di desa Darewadi, India,Rabu (1/4). Foto: REUTERS/Rajendra Jadhav
zoom-in-whitePerbesar
Anil Salunkhe, seorang petani yang memberi makan stroberi kepada sapinya selama lockdown, di desa Darewadi, India,Rabu (1/4). Foto: REUTERS/Rajendra Jadhav

Kebijakan lockdown di India berimbas langsung kepada para petani.

Mereka tak bisa menjual hasil berkebunnya karena tak bisa mengirimkannya ke kota. Alhasil, buah dan sayuran yang telah dipanen dijadikan pakan ternak.

India memberlakukan lockdown selama tiga pekan sejak bulan lalu. Angkutan umum berhenti beroperasi, begitu juga dengan mobil pribadi yang dilarang melintasi jalanan.

“Turis dan produsen es krim adalah pembeli utama dari stroberi, tapi sekarang sudah tidak ada turis datang,” ujar petani di Satara, Anil Salunke, dikutip Reuters, Kamis (2/4).

Seorang petani memberi makan selada ke kerbau, selama lockdown, di desa Bhuinj, India, Rabu (1/4). Foto: REUTERS/Rajendra Jadhav

Biasanya, Salunke bisa menghasilkan hingga 800 ribu rupee, tetapi seiring dengan penerapan lockdown, dia bahkan tak bisa menutupi modalnya sebesar 250 ribu rupee. Jadilah, dia memberikan stroberi dan brokoli untuk makan ternaknya.

Kisah serupa juga dialami Munishamappa yang terpaksa membuang 15 ton anggur setelah gagal menjualnya. Padahal, dia sudah menginvestasikan 500 ribu rupee sebagai modal.

Sejumlah warga berjongkok tanpa alas kaki sebagai hukuman karena melanggar lockdown, di Chennai, India, 1 April 2020. Foto: REUTERS/P. Ravikumar

Petani asal Bengaluru ini bahkan telah meminta warga sekitar kampungnya untuk mengambil anggur hasil panennya secara gratis. Akan tetapi, hanya sedikit orang yang datang.

Hingga saat ini, India tercatat memiliki 1.998 kasus positif corona dengan 58 orang meninggal dunia.