India Berhasil Uji Coba Peluncuran Rudal Balistik dari Kapal Selam
·waktu baca 2 menit

India berhasil menguji rudal balistik yang ditembakkan dari kapal selam bertenaga nuklir INS Arihant di Teluk Benggala. Kementerian Pertahanan India mengumumkan kabar tersebut pada Jumat (14/10).
Kemhan India mengatakan, peluncuran itu membuktikan kompetensi kru dan memvalidasi kemampuan rudal balistik kapal selam negaranya. Keberhasilan penembakan rudal balistik berbasis kapal selam (SLBM) ini turut menggarisbawahi ambisi militer India.
"Semua parameter operasional dan teknologi sistem senjata telah lolos," tulis pernyataan Kemhan India, dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (15/10).
INS Arihant adalah kapal selam nuklir buatan pertama India yang diluncurkan pada 2009. Sejak saat itu, India telah mengembangkan dua rudal yang diluncurkan dari kapal selam darat-ke-darat. Salah satu rudal tersebut memiliki jangkauan hingga 3.500 kilometer.
Penembakan rudal terbaru merupakan dorongan bagi negara yang sedang membangun perangkat keras militernya sendiri itu. India sekarang menjadi negara keenam yang memamerkan kapal selam bertenaga nuklir yang dipersenjatai dengan rudal balistik.
Negara-negara lainnya yang telah mendahului adalah China, Prancis, Rusia, Inggris, dan Amerika Serikat (AS). India mengungkap kapal induk buatan lokal pertamanya pula pada September.
Dengan panjang 262 meter, INS Vikrant menjadi salah satu kapal angkatan laut terbesar di dunia. Selama 17 tahun terakhir, India membangun dan menguji INS Vikrant. Selain itu, India juga baru-baru ini berhasil meluncurkan helikopter serang pertamanya.
Helikopter tersebut dirancang untuk digunakan di daerah dataran tinggi seperti Himalaya, yakni lokasi bentrokan India dengan China pada 2020.
India adalah salah satu importir senjata terbesar di dunia. Negara itu kini meningkatkan industri senjata dalam negeri lantaran terlalu bergantung pada persenjataan dari Moskow. Rusia adalah pemasok militer terbesar dan tertuanya selama beberapa dekade terakhir.
