Indikator: Prabowo-Gibran 45,6%, Ganjar-Mahfud 25,6%, dan Anies-Cak Imin 22,8%

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
Pasangan calon presiden dan wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Ganjar Pranowo-Mahfud Md, dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menunjukkan nomor urut pemilihan umum 2024. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pasangan calon presiden dan wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Ganjar Pranowo-Mahfud Md, dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menunjukkan nomor urut pemilihan umum 2024. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Indikator Politics merilis hasil survei terbaru terkait perpolitikan nasional. Salah satunya terkait elektabilitas capres cawapres di 2024.

Bagaimana hasilnya?

Ada beberapa jenis soal pilihan capres cawapres. Dari top of mind, simulasi capres, dan simulasi surat suara.

"Simulasi top of mind digunakan peneliti untuk seberapa melekat nama capres di mata responden," kata peneliti Indikator Politics Burhanuddin Muhtadi dalam jumpa pers, Sabtu (9/12).

Berikut hasilnya:

A. Top Of Mind

  • Prabowo Subianto: 38,4 persen

  • Ganjar Pranowo: 20,4 persen

  • Anies Baswedan: 19, 1 persen

  • Lainnya: 1,5 persen

  • Rahasia: 20,8 persen

B. Simulasi Capres Saja

  • Prabowo Subianto: 44,9 persen

  • Ganjar Pranowo: 24,7 persen

  • Anies Baswedan: 22,6 persen

  • Tidak Tahu: 7,9 persen

Survei Indikator Elektabilitas Pilpres 2024 pada 23 November sampai 1 Desember 2023. Foto: Dok. indikator

C. Simulasi Surat Suara/Pasangan

  • Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming: 45,6 persen

  • Ganjar Pranowo-Mahfud MD: 25,6 persen

  • Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar: 22,8 persen

"Elektabilitas Prabowo-Gibran naik sekitar 5-6 persen dibanding lalu, Mas Ganjar turun 5-6 persen dibanding lalu. Mas Anies sedikit turun, kurang lebih stabil," kata Burhanuddin.

"Belum terjadi 1 putaran seperti diklaim beberapa lembaga survei," tuturnya.

Metode:

Survei tatap muka dilakukan 25 November sampai 1 Desember 2023. Populasi survei adalah WNI punya hak pilih, yang berusia 17 tahun ke atas atau yang sudah menikah.

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling di seluruh provinsi, basis responden 1.200 orang.

Margin of error 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.