Indonesia Kedatangan 998.400 Dosis Vaksin AstraZeneca, Bantuan dari Jepang
·waktu baca 2 menit

Indonesia baru saja menerima tambahan vaksin COVID-19. Hari ini, sebanyak 998.400 dosis vaksin AstraZeneca dari Pemerintah Jepang telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta.
Informasi kedatangan vaksin tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19, dr. Reisa Broto Asmoro. Ia menyampaikan itu saat menyambut kedatangan vaksin tersebut.
"Hari ini 1 Juli 2021 kita kembali menyambut kedatangan 998.400 dosis vaksin yang diproduksi AstraZeneca yang merupakan sumbangan dari Pemerintah Jepang," kata dr. Reisa secara virtual, Kamis (1/7).
Vaksin ini merupakan salah satu bentuk hasil kerja sama antara Indonesia dan juga Jepang. Ditambah vaksin yang diterima hari ini, maka Indonesia telah memiliki 9.226.800 dosis AstraZeneca dan juga total hampir 100 juta dosis vaksin dari seluruh produsen.
"Kedatangan 998.400 dosis vaksin jadi AstraZeneca ini menambah total vaksin AstraZeneca yang dimiliki Indonesia menjadi 9.226.800 dosis. Sedangkan total dari semua merek adalah 99.226.800 vaksin jadi hampir 100 juta dosis," tambahnya.
Sebelumnya, komitmen adanya pemberian vaksin ini disampaikan usai Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menlu Jepang Toshimitsu Motegi bertemu. Mereka bertemu disela-sela pertemuan menteri G20 di Italia pada Senin (28/6/2021).
Retno mengatakan vaksin bantuan Jepang akan dikirim dalam dua tahap. Pengiriman fase satu tiba di Indonesia pada awal Juli mendatang, yakni pada hari ini. Fase kedua akan tiba pertengahan Juli.
Total vaksin COVID-19 yang akan diberikan ke Indonesia, kata Retno, mencapai dua juta dosis.
Sementara, pada Rabu (30/6) kemarin, sebanyak 14 ribu dosis vaksin Sinovac berbentuk bahan baku juga diterima oleh Indonesia. Vaksin tersebut nantinya akan kembali diolah oleh Bio Farma dan akan siap digunakan pada Agustus mendatang.
Di akhir 2021, pemerintah menargetkan 181,5 juta atau 70 persen dari penduduk Indonesia harus sudah mendapatkan vaksin paling sedikit dosis pertama.
