Indonesia Update Ejaan Nama Negara: Thailand Jadi Tailan, Paraguay Jadi Paraguai

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
64
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tailan dalam peta NKRI terbaru Foto: big.go.id/
zoom-in-whitePerbesar
Tailan dalam peta NKRI terbaru Foto: big.go.id/

Pemerintah Indonesia memperbarui standardisasi ejaan nama-nama negara dalam bahasa Indonesia melalui forum internasional. Langkah ini bertujuan untuk menyelaraskan penulisan geografis dunia dengan kaidah ortografi dan fonologi bahasa Indonesia yang baku.

Pembaruan ejaan ini tertuang dalam dokumen resmi bernomor GEGN.2/2025/122/CRP.122 pada sidang Badan Ahli Penamaan Geografis PBB (UNGEGN) di New York pada 28 April –2 Mei 2025.

Dalam dokumen tersebut, Indonesia menetapkan perubahan ejaan sejumlah negara agar lebih sesuai dengan kaidah bahasa nasional. Beberapa di antaranya adalah Thailand menjadi Tailan, Paraguay menjadi Paraguai, Afghanistan menjadi Afganistan, Bangladesh menjadi Banglades, serta Swiss menjadi Swis.

Standardisasi ini merupakan hasil inisiatif panjang yang diajukan oleh delegasi Indonesia sejak 2019.

"Pada 2019, Indonesia mengumpulkan daftar komprehensif nama-nama ibu kota dunia serta nama negara pada sesi perdana UNGEGN," tulis UNGEGN dalam dokumen bertajuk "Updated world country names: short and formal names, Submitted by Indonesia" bertanggal 10 Maret 2025.

Langkah ini kemudian diperkuat kembali pada 2024 melalui pengajuan pembaruan ejaan yang lebih akurat secara ortografis (sistem ejaan) dan fonologis (bunyi bahasa). Tujuannya untuk menyelaraskan penulisan nama negara asing dengan lidah dan tata tulis Indonesia, tanpa menyimpang dari daftar resmi negara anggota PBB.

Proses penyusunan daftar ejaan baku ini merupakan hasil kolaborasi lintas lembaga, melibatkan Badan Informasi Geospasial (BIG) sebagai otoritas penamaan geografis nasional, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPPB), Kementerian Luar Negeri, hingga pakar dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia.

X post embed

Isu ini sempat viral di media sosial saat netizen menyoroti perubahan penulisan Thailand menjadi Tailan pada unggahan peta terbaru NKRI yang dirilis BIG pada Rabu (14/1).

Menanggapi sorotan tersebut, BIG menegaskan bahwa penamaan Tailan sesuai dengan dokumen eksonim yang dilaporkan ke UNGEGN. Disertakan juga tautan dokumen tersebut.

Dokumen yang berisi update ejaan nama negara yang didaftarkan Indonesia pada sidang GEGN di New York, 2025. Foto: unstats.un.org

Sementara itu, saat dikonfirmasi kumparan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPPB) yang berada di bawah Kemendikdasmen membenarkan adanya koordinasi dengan BIG dalam pembaruan ejaan nama negara itu.

"Ya, bahwa dalam pembahasan eksonim tersebut, Badan Bahasa dilibatkan," kata Dr. Dora Amalia, Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra pada BPPB.

Eksonim menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah: bentuk asing untuk nama geografis, misalnya Penang untuk Pulau Pinang di Malaysia.

Berikut daftar lengkap ejaan nama negara terbaru berdasarkan dokumen eksonim:

Table Embed

Menampilkan 10 data dari 197 data

No
Nama Internasional (Nama Pendek)
Nama Internasional (Nama Formal)
Nama Dalam Bahasa Indonesia (Nama Pendek)
Nama Dalam Bahasa Indonesia (Nama Formal)
1
Afghanistan
Islamic Republic of Afghanistan (the)
Afganistan
Republik Islam Afganistan
2
Albania
Republic of Albania (the)
Albania
Republik Albania
3
Algeria
People�s Democratic Republic of Algeria (the)
Aljazair
Republik Demokratik Rakyat Aljazair
4
Andorra
Principality of Andorra (the)
Andora
Kepangeranan Andora
5
Angola
Republic of Angola (the)
Angola
Republik Angola
6
Antigua and Barbuda
Antigua dan Barbuda
Antigua dan Barbuda
Antigua dan Barbuda
7
Argentina
Argentine Republic (the)
Argentina
Republik Argentina
8
Armenia
Republic of Armenia (the)
Armenia
Republik Armenia
9
Australia
Australia
Australia
10
Austria
Republic of Austria (the)
Austria
Republik Austria

1 - 10 dari 197 baris