Indra Bambang Utoyo Pertimbangkan Maju Jadi Caketum Golkar

Politikus Golkar, Indra Bambang Utoyo, mengamini pernyataan Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang menyebutnya sebagai salah satu kader yang berniat maju sebagai caketum. Indra mengaku, saat ini sedang mempertimbangkan hal itu karena beberapa alasan.
"Saya memang sedang berpikir untuk maju. Ini masih saya pertimbangkan," kata Indra kepada kumparan, selasa (2/7).
"Karena ada banyak hal yang saya khawatir terhadap perkembangan posisi Golkar ini, dikaitkan dengan tujuan berdirinya Partai Golkar," tambahnya.
Alasan Indra mempertimbangkan maju sebagai caketum Golkar, di antaranya karena melihat hilangnya peran Golkar dalam politik kebangsaan belakangan ini hingga banyak kader yang terjerat kasus korupsi.
"Soal ini yang membuat ada keinginan saya untuk maju. Hilangnya peran itu digantikan dengan bagaimana Golkar terlihat cuma ribut kekuasaan dan terlibat pada praktik negatif dalam berpolitik, begitu banyaknya tokoh pemimpin terlibat di Kuningan (ditangkap KPK karena korupsi -red)," ucap dia.
Indra juga menganggap peran Golkar hilang dalam isu khilafah yang belakangan ramai dibahas sebagai isu kebangsaan. Ia mendorong agar Golkar menentang isu tersebut, karena bertentangan dengan ideologi Pancasila.
"Ini sehubungan dengan maraknya persoalan Khilafah, di mana seharusnya Golkar yang paling depan menentangnya. Selama ini tidak ada suara ataupun tindakan yang diambil Golkar, dan beberapa soal kebangsaan yang penting lainnya," ujarnya.
Sementara itu, terkait dua nama yang kini mencuat sebagai kandidat terkuat caketum, yakni Airlangga Hartarto dan Bamsoet, Indra menegaskan belum mendukung keduanya. Sebab, dia membuka peluang berhadapan dengan dua tokoh itu apabila benar maju sebagai caketum.
"Mereka keduanya punya posisi penting dan tentu logistik lebih dari mencukupi. Sementara saya belum pada posisi mendukung siapa-siapa, mereka belum declare kok. Dan kalau saya nanti memutuskan maju, tentu akan berhadapan dengan mereka berdua," katanya.
Selain itu, Indra menjelaskan secara asal usul organisasi, dia juga berasal dari organisasi yang sama dengan Bamsoet, yakni sama-sama kader FKPPI (Forum Komunikasi Putra-putri TNI-Polri).
Nama Indra disebut Bamsoet ikut meramaikan bursa caketum bersama kader Golkar Lainnya. Selain Indra, ada juga Aziz Syamsuddin hingga Mahyudin.
"Bukan hanya saya saja (yang ingin maju caketum), ada Pak Indra Bambang Utoyo, Ada Ridwan Hisyam, ada Aziz Syamsuddin, ada Mahyudin. Ya itu mereka secara langsung harus menyampaikan kepada ketum (Airlangga), izin bahwa akan maju. Dan terserah ketua umum memberikan izin atau tidak, tapi kan kita semua punya hak,” ungkap Bamsoet kepada kumparan, Senin (1/7).
