Infografis: Jalan Panjang Pemerintah Menghapus Cantrang

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Infografis Larangan Cantrang Sejak Dulu (Foto: Bagus Permadi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Infografis Larangan Cantrang Sejak Dulu (Foto: Bagus Permadi/kumparan)

Persoalan larangan penggunaan cantrang sebagai alat tangkap ikan terus menuai perdebatan. Banyak pihak yang pro dan kontrak terkait kebijakan yang dikeluarkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tersebut.

Presiden Joko Widodo ikut angkat bicara terkait masalah itu. Saat memberikan pidato di rapat koordinasi kemaritiman, Jokowi menganggap bahwa masalah cantrang ini tak akan pernah usai. Padahal negara lain sudah melakukan riset serta inovasi di bidang kemaritiman.

"Urusan cantrang sehingga tidak segera ke tempat lain yang lebih baik, kenapa tidak bicara tentang off shore aquaculture? Negara kita 70 persen adalah air, adalah laut. Lihatlah Norway (Norwegia), lihatlah Taiwan setiap hari bicara off shore aquaculture," kata Jokowi di Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Kamis (4/5).

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah sering mengimbau serta mensosialisasikan pelarangan penggunaan cantrang. Nelayan juga diminta beralih ke alat tangkap yang lebih ramah lingkungan, salah satunya gillnet. Bagaimana kerja keras pemerintah untuk melarang penggunaan cantrang?

Berikut ini jalan panjang KKP mensosialisasikan pelarangan penggunaan cantrang kepada nelayan.

Infografis Larangan Cantrang Sejak Dulu (Foto: Bagus Permadi/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Infografis Larangan Cantrang Sejak Dulu (Foto: Bagus Permadi/kumparan)