Ingat Lagi 3 Aturan di Rest Area yang Harus Diketahui Selama Mudik

28 April 2022 7:01
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
ilustrasi rest area Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi rest area Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
ADVERTISEMENT
Selama perjalanan mudik, rest area menjadi bagian penting bagi pemudik sekaligus yang harus diantisipasi.
ADVERTISEMENT
Kemacetan panjang dapat terjadi apabila kondisi rest area penuh. Hal itu menjadi perhatian dan pertimbangan dibuatnya sejumlah aturan, mengingat antusiasme tinggi pemudik tahun ini.
Berikut hal-hal yang perlu diketahui bagi para pemudik sebelum memasuki rest area.

Waktu istirahat maksimal 30 menit

Ilustrasi Tol Jakarta-Cikampek. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tol Jakarta-Cikampek. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi mengatakan, kendaraan hanya diperbolehkan berhenti selama 30 menit di rest area. Rekayasa itu dilakukan untuk mengurai kemacetan pada puncak mudik lebaran.
Mengikuti keputusan tersebut, Jasa Marga telah menyiapkan peringatan pembatasan waktu berhenti di setiap rest area.
“Bagaimana itu bisa tahu 30 menit di rest area? Kami minta Jasa Marga selain diingatkan lewat medsos, di rest area ditambahkan pengumuman tertulis bila memungkinkan,” kata Firman saat rapat koordinasi bersama Pemprov Jawa Tengah, Sabtu (23/4).
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Corporate Communication & Communication Development Group Head PT Jasamarga, Dwimawan Heru, mengatakan, pihaknya akan membatasi waktu pemudik untuk berada di rest area selama arus mudik dan balik.
"Kami mengimbau agar para pemudik dan pengguna jalan untuk istirahat cukup 30 menit saja di rest area supaya tidak terjadi penumpukan," ujar Heru.

Sistem Buka-Tutup

Petugas memberlakukan sistem buka-tutup di kilometer 48 jalan Tol Jakarta-Cikampek. Foto: ANTARA/Ali Khumaini
zoom-in-whitePerbesar
Petugas memberlakukan sistem buka-tutup di kilometer 48 jalan Tol Jakarta-Cikampek. Foto: ANTARA/Ali Khumaini
Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Aan Suhanan mengatakan pihaknya akan menerapkan sistem buka-tutup di setiap rest area guna mencegah terjadinya kemacetan.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Artinya, rest area akan ditutup apabila kapasitas sudah penuh. Sehingga para pemudik diimbau untuk tidak berlama-lama di rest area.
“Unit rest area buka-tutup. Ketika kapasitas sudah penuh ditutup. Diimbau pembatasan lamanya istirahat agar bisa bergantian,” kata Aan kepada kumparan, Jumat (22/4).
ADVERTISEMENT

Jangan tidur di rest area, perhatikan jadwal One Way

ilustrasi rest area Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi rest area Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Marga Semarang Batang, Prajudi mengingatkan, agar pemudik tol juga memperhatikan jadwal satu arah atau one way agar tidak terjebak di rest area.
"Ketika one way harus diakhiri maka bisa terjebak tidak bisa melakukan perjalanan, makanya jangan tidur di rest area," ucap dia.
Pihaknya juga akan memberikan pengumuman secara berkala di rest area untuk mengingatkan soal jadwal one way.
"Pihak kami akan berikan warning agar segera meninggalkan rest area. Supaya para pemudik waspada," tegas dia.
Pihak tol juga akan menambah kapasitas toilet di rest area untuk meminimalisasi adanya antrean dan mempersingkat waktu.
"Kami diminta untuk menambah kapasitas 100 toilet di rest area tipe A dan 50 toilet di tipe B. Kita akan lakukan dan persiapkan," kata Prajudi.
ADVERTISEMENT
Dirlantas Polda Jateng Kombes Agus Suryonugroho menjelaskan, masa transisi dari arus normal ke one way atau sebaliknya butuh waktu sekitar 2 jam.
"Untuk itu masyarakat diimbau untuk siap fisik, BBM, e-tol, siap makanan agar tidak perlu ke rest area," kata Agus.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·