Ini BlackBoss Si Sapi Kurban Presiden Jokowi Asal Sleman, Harga Rp 107 Juta
ยทwaktu baca 3 menit

Presiden Jokowi telah memilih dua sapi asal Kabupaten Sleman untuk kurban pada Idul Adha mendatang. Salah satu sapi yang dipilih adalah sapi jenis angus milik Muhammad Badar Kurniawan warga Kutu Tegal, Mlati, Kabupaten Sleman.
Sapi hitam yang diberi nama BlackBoss itu memiliki berat 1 ton lebih, tepatnya 1.030 kilogram.
"Awalnya itu dari Puskeswan Sleman bu dokter menawarkan untuk sapi, dijadikan sapi kurban Pak Presiden. Kemudian dilaporkan ke provinsi tindak lanjutnya kemudian diuji lab," kata Badar ditemui di rumahnya, Kamis (22/6).
Hasil uji lab dari Balai Besar Veteriner (BB Vet) Wates, Kabupaten Kulon Progo menyatakan BlackBoss sehat dan siap dijadikan sapi kurban. Kemudian Setneg menindaklanjuti terkait harga.
"Deal di harga Rp 107,5 juta," katanya.
BlackBoss dibeli oleh Badar pada 3 tahun lalu saat usianya masih 6 bulan. Saat masih kecil atau pedet, BlackBoss hanya seberat 280 kilogram.
"Untuk makan 2 kali sehari kami kasih konsentrat, ampas tahu, kulit kedelai, limbah tempe, silase, kami pakai metodenya kering, jadi makan tersebut kami campur jadi satu langsung kami kasihkan," katanya.
Rencananya sapi ini akan dikurbankan oleh Jokowi ke Tepus, Kabupaten Gunungkidul. "Kesehatan kebersihannya kami jaga sampai nanti saatnya dikurbankan," katanya.
Arti Nama BlackBoss
Badar mengatakan nama BlackBoss dipilih karena warna sapinya hitam. Dia juga selalu berharap sapi yang dia pelihara bisa besar-besar.
"Namanya BlackBoss. Ya karena yang pasti black hitam, bos itu karena harapannya gede karena yang pelihara, ya alhamdulillah tercapai. Saya juga target cita-cita ya itu tadi bisa cetak sapi sampai full seberapa ya alhamdulillah jadi ini," jelasnya.
Badar mengaku dirinya memang hobi memelihara sapi. Maka dari itu sapi ini bisa fia pelihara hingga besar. Meski diakuinya banyak godaan-godaan orang yang menawar BlackBoss.
"Banyak yang incar untuk nawar tapi saya bertahan untuk saya kemareman (kepuasan) saya sendiri. Jadi saya kepingin punya sapi di kandang saya lebih dari satu ton," bebernya.
Selain jenis angus, dia juga memelihara sapi jenis lain seperti limosin dan simental. "Ya pasti bersyukur alhamdulillah bisa dipilih sama timnya bapak presiden untuk dikurbankan dan bisa bermanfaat bagi masyarakat yang menerima bantuan sapi presiden tersebut," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi telah memilih 2 ekor sapi dari Kabupaten Sleman sebagai hewan kurban untuk Idul Adha mendatang.
Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan Kabupaten Sleman, Suparmono, mengatakan 2 sapi itu kemungkinan akan disembelih di Gedung Agung dan Kabupaten Gunungkidul.
"Dari 7 sapi yang dicalonkan, 2 yang terpilih," kata Suparmono di Pasar Hewan Ambarketawang, Sleman, Selasa (20/6).
Sapi pertama berjenis angus dengan berat 1 ton yang berasal dari Kecamatan Mlati. Sapi ini kemungkinan yang akan dikurbankan di Gunungkidul.
Yang kedua sapi peranakan ongole (PO) dengan berat 850 kilogram asal Kecamatan Pakem. Kemungkinan sapi ini akan dikurbankan ke Gedung Agung.
"Artinya Sleman dari tahun ke tahun ternak yang dibudidayakan warga jadi lirikan timnya Pak Presiden untuk dijadikan sapi korban. Pasti secara kesehatan dan sebagainya memenuhi syarat," katanya.
