Ini Daerah Pesisir yang Berpotensi Banjir Rob Akibat Gerhana Bulan Total

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilusrrasi gerhana bulan. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilusrrasi gerhana bulan. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Pada Rabu (26/5) petang nanti, masyarakat Indonesia bisa melihat fenomena gerhana bulan total atau super blood moon. Gerhana bulan total itu akan terjadi mulai pukul 18:11:25 WIB.

Fenomena gerhana bulan total ini juga berpotensi pemicu banjir rob di sejumlah daerah pesisir di Indonesia. BMKG mencatat ada sejumlah daerah pesisir yang diprediksi banjir rob akibat gerhana bulan total.

"Di antaranya, Sumatera Utara, Batam, Banten, Jakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Maluku, Papua," kata Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo, seperti dilansir Antara, Rabu (26/5).

kumparan post embed

Ia mengatakan, potensi banjir pesisir (rob) ini berbeda waktu (hari dan jam) di tiap wilayah yang secara umum dapat mengganggu aktivitas keseharian masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir. Seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.

Gerhana Bulan Total terjadi akibat konfigurasi Bulan, Bumi, dan Matahari yang membentuk satu garis lurus dan Bulan berada di sekitar simpul orbitnya (perpotongan antara orbit Bulan dan ekliptika), sehingga Bulan memasuki bayangan umbra Bumi.

Super blood moon mempengaruhi ketinggian pasang surut air laut, di mana posisi bulan, bumi dan matahari yang sejajar akan mengakibatkan gaya tarik terhadap air laut lebih tinggi, sehingga terjadi pasang air laut lebih tinggi. Hal ini bisa menyebabkan banjir rob.