Inovasi Breakbulk, Tingkatkan Daya Saing Plywood Indonesia

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Menteri LHK, Alue Dohong merelease ekspor plywood dan blockboard PT. Surya Mandiri Jaya Sakti dengan tujuan Amerika Serikat menggunakan BreakBulk dari Magelang, Rabu (22/9).  Foto: Kementan RI
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Menteri LHK, Alue Dohong merelease ekspor plywood dan blockboard PT. Surya Mandiri Jaya Sakti dengan tujuan Amerika Serikat menggunakan BreakBulk dari Magelang, Rabu (22/9). Foto: Kementan RI

Wakil Menteri LHK Alue Dohong melepaskan ekspor plywood dan blockboard PT. Surya Mandiri Jaya Sakti dengan tujuan Amerika Serikat menggunakan BreakBulk dari Magelang, Rabu (22/9) lalu.

Ekspor plywood dan blockboard dengan pengiriman menggunakan BreakBulk ini merupakan sebuah inovasi baru yang dapat meningkatkan daya saing produk plywood dan blockboard Indonesia dalam pasar internasional.

Penggunaan BreakBulk dilakukan untuk menggantikan penggunaan container/peti kemas yang sedang mengalami kelangkaan. Dengan breakbulk juga dapat menghemat biaya ekspor sampai dengan 15.000 USD per shipment.

"Pabrik plywood PT. Surya Mandiri Jaya Sakti memiliki inovasi pengganti container yang disebut dengan breakbulk, ternyata inovasi packaging ini lebih efisien dan murah 50% dari packaging konvensional dengan menggunakan container," ujar Alue dalam siaran pers KLHK, Sabtu (25/9).

Wakil Menteri LHK, Alue Dohong merelease ekspor plywood dan blockboard PT. Surya Mandiri Jaya Sakti dengan tujuan Amerika Serikat menggunakan BreakBulk dari Magelang, Rabu (22/9). Foto: Kementan RI

Menurut Alue, ini merupakan inovasi pengusaha plywood Indonesia yang luar biasa dan patut dicontoh oleh pengusaha lain, karena penting untuk meningkatkan daya saing produk plywood Indonesia di pasaran luar negeri.

"Karena kalau harga container-nya mahal maka harga jual produk plywood kita juga akan mahal, sehingga tidak kompetitif dan tidak bersaing," imbuhnya.

Wakil Menteri LHK, Alue Dohong merelease ekspor plywood dan blockboard PT. Surya Mandiri Jaya Sakti dengan tujuan Amerika Serikat menggunakan BreakBulk dari Magelang, Rabu (22/9). Foto: Kementan RI

Dengan menggunakan teknologi packaging breakbulk pengganti container, sebuah produk dapat langsung dimuat masuk kapal dan dikirim ke negara tujuan tanpa perlu menggunakan peti kemas

"Selama penggunaan packaging breakbulk PT Surya Mandiri Jaya Sakti tidak pernah mengalami komplain dari pembeli produk plywood-nya. Ini inovasi pengusaha Indonesia yang bagus, dan perlu ditiru," tambah Wamen LHK asal Kalimantan Tengah ini.

Wakil Menteri LHK, Alue Dohong merelease ekspor plywood dan blockboard PT. Surya Mandiri Jaya Sakti dengan tujuan Amerika Serikat menggunakan BreakBulk dari Magelang, Rabu (22/9). Foto: Kementan RI

PT. Surya Mandiri Jaya Sakti adalah perusahaan manufaktur kayu yang menghasilkan produk Plywood, Blockboard, dan Barecore berkualitas. Pabrik yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah ini didirikan pada 2001 dengan mempekerjakan lebih dari 1.500 karyawan.

Output tahunan kayu lapis mencapai lebih dari 30.000 meter kubik, sementara Barecore lebih dari 100.000 meter kubik. Perusahaan ini berorientasi ekspor dan telah mengantongi sertifikat SVLK.

Hadir bersama Wamen LHK Alue Dohong pada acara tersebut, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan Ditjen PHPL KLHK, Istanto.