Inspirasi dari Venna, Guru Bahasa Inggris Online via Instagram

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Venna Syifaa (Foto: Instagram/@Venna_Syifaa)
zoom-in-whitePerbesar
Venna Syifaa (Foto: Instagram/@Venna_Syifaa)

Venna Syifaa (21) perempuan asal kota Kembang, Bandung ini memiliki caranya sendiri dalam menunjukkan rasa cinta pada negeri. Merasa negaranya diremehkan karena dicap tak bisa berbahasa Inggris dengan baik, Venna membalasanya dengan cara yang inspiratif

Ia melampiaskan 'dendam'nya itu dengan membagikan ilmu bahasa Inggrisnya kepada seluruh lapisan masyarakat melalui sosial media Instagram.

Perjuangannya untuk membuat banyak orang bisa berbahasa Inggris ini dilandasi atas pengalaman pribadinya ketika berusia 17 tahun. Saat itu ia menjalani Program Kerja Lapangan (PKL) di sebuah hotel di negeri tetangga.

"Saat itu bahasa Inggris aku masih sekadarnya saja, di sana bahkan dibilang kalau logat orang Indonesia ketika ngomong bahasa Inggris tuh enggak cocok untuk go internasional," ujarnya saat dihubungi kumparan (kumparan.com) pada Minggu (12/10).

instagram embed

Hingga suatu ketika Venna mengalami sebuah kejadian tak menyenangkan yang malah membuatnya semakin bersemangat menjadi seorang pengajar.

"Suatu hari saya mengangkat telepon dari tamu hotel yang menanyakan nama jalan di negara tersebut. Karena saya tidak mengerti tentang nama jalan di daerah itu, akhirnya saya memberikan telepon tersebut kepada senior. Keesokan harinya tamu itu datang dan tahu saya dari Indonesia. Tamu itu bilang 'pantas saja kalau Indonesia tidak bisa berbahasa Inggris karena dijajah oleh Belanda, berbeda dengan kita yang dijajah oleh Inggris makanya bisa berbahasa Inggris dengan baik'," tuturnya.

"Secara tidak langsung itu berarti dia menilai orang Indonesia tak bisa berbahasa Inggris dengan baik," lanjutnya. Dari pengalaman itulah Venna bercita-cita menjadi seorang pengajar bahasa Inggris.

Hal itu ia buktikan setelah lulus sekolah, Venna melanjutkan pendidikan di sebuah universitas di Bandung dan mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Inggris sebagai batu loncatan untuk meraih cita-citanya.

"Saya ingin menjadi seorang dosen. Kalau saya menjadi seorang dosen, saya bisa mendidik para guru untuk mengajarkan bahasa Inggris dengan metode yang menyenangkan," tambahnya.

Bagi Venna, metode pembelajaran yang menyenangkan serta mudah dipahami bisa membuat orang mengerti dan proses belajar bahasa Inggris akan lebih maksimal.

Bahkan menurutnya, dengan cara penyampaian yang menarik bisa membuat orang yang sebelumnya tak menyukai bahasa Inggris menjadi tertarik.

Meski harus menempuh jalan panjang sebelum cita-citanya terwujud, Venna yang juga hobi menulis ini memanfaatkan sosial media Instagram sebagai media untuk membagikan ilmu yang ia pelajari.

"Saya memanfaatkan akun Instagram untuk menyebarkan ilmu ke banyak orang. Karena kalau nanti saya jadi dosen, cuma orang yang bisa kuliah saja yang bisa berbahasa Inggris," katanya.

Tak cukup dengan metode pembelajaran online, kini Venna telah melahirkan satu buku berjudul Bridge English Book yang berisi rangkuman dari metode pembelajaran bahasa Inggrisnya.

"Ketika saya belajar dapat ilmu saya Langsung ketik juga malamnya. Hasilnya saya ajukan ke penerbit dan disetujui," kata Venna.

instagram embed

Sampai sekarang, terhitung sudah enam bulan Venna melakoni kegiatan sebagai pengajar online di Instagram. Beragam tanggapan positif serta dukungan berhamburan di kolom komentarnya.

"Tentu saya senang saya bisa bermanfaat buat yang lainnya. Apalagi sampai mengispirasi bagi kaum muda dan wanita spesialnya," ungkapnya.

Ditanyai kesibukannya, Venna mengaku kini membuka les private di Bandung juga memberi pelatihan kepada guru-guru secara gratis dengan metode fun learning miliknya.

Sampai detik ini Venna tetap berkeinginan menjadi seorang dosen. Dengan harapan bisa terus ikut mencerdaskan kehidupan bangsa.