Inspiratif! Warga di Yogyakarta Bantu Logistik Pemudik untuk Karantina Mandiri

Di tengah wabah pandemi COVID-19, aksi positif masyarakat terus bertebaran. Mulai dari donasi uang hingga terjun langsung ke lapangan. Kali ini, kisah inspiratif datang dari Yogyakarta. Warga Dusun Ngajaran, Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul, gotong royong untuk membantu pemudik melakukan karantina mandiri di desanya.
Hingga Selasa (7/4), Ketua Satgas Siaga COVID-19 Dusun Ngajaran, Soni (35), mengatakan jumlah warga yang mudik ke kampung halamannya berjumlah 4 orang. Semuanya dari Jakarta.
"Ini pemudik datangnya baru tadi pagi (7/4), jam 4. Langsung ke lokasi [karantina]. Untuk lokasi karantina kita persiapkan dari kemarin, Senin (6/4)," ucap Soni kepada kumparan, Selasa (7/4).
Soni menambahkan, lokasi karantina dipersiapkan warga melalui kerja bakti. Sebelumnya, masyarakat setempat telah menyetujui lokasi dan aturan karantina selama 14 hari bagi pemudik sesuai imbuan pemerintah.
"Lokasi [karantinanya] itu kan destinasi wisata baru, rencananya untuk bumi perkemahan tapi baru proses pembangunan jadi belum digunakan. Terus kita gunakan untuk karantina," ujar Soni.
Lokasi karantina tersebut berjarak 500 meter dari perkampungan warga. Balai tersebut dilengkapi dengan peralatan masak. Warga juga inisiatif memberikan bantuan logistik bagi yang dikarantina.
Soni mengatakan, awalnya program tersebut dilakukan secara mandiri oleh dusunnya. Akan tetapi, kabar tersebut menyebar melalui WhatsApp Story. Hingga akhirnya pemerintah desa turut memberikan bantuan.
"Kita awalnya tidak laporan ke [pemerintah] desa, begitu Pemdes tahu, Pemdes mengantar sembako, minyak goreng, termasuk peralatan masak dan kompor," tandasnya.
====
