Instagram Akan Hapus Konten "Melecehkan" yang Dibuat dengan Kacamata Meta

Instagram akan menindak tegas video yang direkam menggunakan kacamata Meta yang memuat aksi pelecehan terhadap orang lain di tempat umum. Konten yang akan ditindak tersebut termasuk video prank yang mengganggu.
Dikutip dari Business Insider, melalui Instagram Stories, pimpinan Instagram Adam Mosseri menyatakan bahwa konten video semacam itu kini dilarang di platform tersebut.
"Jika Anda mengunggah konten yang memanfaatkan orang lain dan melecehkan mereka, seperti banyak video berisi upaya menggoda atau mendekati orang asing yang pernah kami dengar dan lihat, maka kami akan menghapus konten tersebut," ujar Mosseri saat menanggapi pertanyaan di Instagram Stories-nya, dikutip pada Senin (3/8).
"Kami tidak ingin orang-orang merekam orang lain secara diam-diam, melecehkan mereka, lalu mengunggahnya di platform kami. Jadi, kami berupaya memerangi hal itu dengan segala cara yang kami bisa," sambungnya.
Tidak diketahui secara pasti berapa banyak video yang telah dihapus berdasarkan kebijakan baru ini. Business Insider mencatat bahwa sejumlah akun populer yang kerap merekam wanita di tempat umum tanpa izin telah dinonaktifkan.
Pihak perusahaan juga mengkonfirmasi kepada media tersebut bahwa akun-akun itu diblokir secara khusus karena mengunggah konten pelecehan yang direkam menggunakan kacamata mereka.
Ini bukan satu-satunya langkah yang diambil Meta untuk membendung perilaku meresahkan yang dimungkinkan oleh kacamata pintar. Perusahaan baru-baru ini menambahkan fitur perangkat lunak yang mematikan kamera sepenuhnya jika lampu LED penanda perekaman dimanipulasi.
