Intel Jerman Sebut Tuduhan Corona dari Lab Wuhan Cuma Akal-akalan Trump

Keraguan akan tudingan pemerintah Amerika Serikat terhadap asal virus corona dari laboratorium di Wuhan mulai bermunculan.
Terkini, sebuah laporan intelijen Jerman menyebutkan tuduhan kepada China tersebut tak lebih hanya akal-akalan Presiden AS Donald Trump semata. Tudingan itu diciptakan guna mengalihkan perhatian dunia dari kegagalan Trump dalam menangani corona di negaranya.
Trump bersikeras pihaknya memiliki bukti kuat bahwa corona berasal dari laboratorium milik pemerintah di Institut Virus Wuhan. Dia pun mengaku akan merilis laporan berkaitan dengan hal tersebut dalam beberapa tahapan.
Sebelumnya, ilmuwan ternama AS, Dr. Anthony Fauci, membantah tuduhan Trump. Menurutnya, virus corona tak mungkin diciptakan atau dimanipulasi oleh manusia dan lebih condong kepada bukti menular dari kelelawar.
Diberitakan Reuters, Jumat (8/5), Majalah Jerman Der Speigel mengatakan agen mata Jerman BND telah meminta bukti kepada komunitas intelijen ‘Five Eyes’ untuk mendukung tuduhan Trump tersebut. Akan tetapi, tak ada satu pun dari anggota Five Eyes: AS, Inggris, Kanada, Australia, dan Selandia Baru, yang mendukung pernyataan Trump.
Dalam laporan intelijen Jerman yang disiapkan untuk Kementerian Pertahanan itu, disimpulkan bahwa tudingan yang dialamatkan AS kepada China semata-mata hanyalah pengalihan isu dari kegagalan Trump dalam mengatasi serangan corona di negaranya.
Trump sejak awal bersikap acuh tak acuh terhadap pandemi virus corona yang telah meluluhlantakkan sejumlah negara di Asia dan Eropa sejak Februari.
Aktivitas warga berjalan seperti biasa, sebelum akhirnya Trump menunda kampanyenya pada 12 Maret menyusul kemudian penundaan pertandingan NBA dan ditutupnya wahana hiburan Disney.
Hingga kini, AS masih tercatat menjadi negara paling parah terdampak corona dengan lebih dari 1,2 juta kasus dan hampir 77 ribu orang meninggal dunia.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
