Investigasi Tragedi Kanjuruhan, Polri Periksa 6 Titik CCTV di Stadion

4 Oktober 2022 17:25 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Warga berdoa di luar gerbang masuk Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, untuk memberikan belasungkawa kepada para korban kerusuhan, Selasa (4/10/2022). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Warga berdoa di luar gerbang masuk Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, untuk memberikan belasungkawa kepada para korban kerusuhan, Selasa (4/10/2022). Foto: Willy Kurniawan/REUTERS
ADVERTISEMENT
Tim Investigasi Polri masih terus melakukan penyidikan terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 125 orang. Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan dalam penyidikan pihaknya tengah mendalami CCTV yang ada di stadion.
ADVERTISEMENT
"Labfor hari ini masih mendalami 6 titik CCTV, khususnya di pintu 3, 9, 10, 11, 12 dan pintu 13," kata Dedi saat konferensi pers di Malang, Selasa (4/10).
Dedi menjelaskan CCTV di 6 titik itu dianggap penting untuk diperiksa, sebab diduga merupakan lokasi jatuhnya banyak korban.
"Kenapa di 6 titik CCTV ini yang didalami oleh Labfor karena dari hasil analisa sementara dinilai titik jatuhnya korban yang cukup banyak, oleh karena itu perlu ketelitian dan kehati-hatian juga dari Labfor agar nanti bisa dijadikan sebagai alat bukti bagi penyidik sebelum penyidik nanti tentunya menetapkan tersangka terhadap seseorang," kata Dedi.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo bersiap memberikan keterangan pers tentang pemeriksaan tersangka Putri Candrawathi dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Selain melakukan pemeriksaan terhadap CCTV di stadion, Dedi mengatakan Labfor bersama tim Inafis juga terus melakukan identifikasi di tempat kejadian perkara (TKP) maupun di luar itu.
ADVERTISEMENT
"Inafis bekerja sama dengan Labfor masih melakukan identifikasi terkait menyangkut masalah di TKP maupun di dalam maupun di luar TKP," kata Dedi.
"Ini masih terus didalami dan semuanya akan menjadi bagian analisa dan juga bagian daripada pemeriksaan yang perlu didalami oleh tim sidik baik dari Bareskrim maupun Polda Jawa Timur," lanjut Dedi.
Sejauh ini Polri telah memeriksa 29 orang sebagai saksi. Rinciannya 23 orang merupakan anggota polisi yang bertugas saat tragedi terjadi dan 6 orang saksi dari panitia penyelenggara maupun pihak lainnya.
Status kasus ini telah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Artinya penyidik telah menemukan unsur pidana dalam kasus tersebut.