Iran Minta Gencatan Senjata Total, Harus Ada Jaminan Tak Ada Serangan Lagi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, memberikan pernyataan selama konferensi pers di Teheran pada (24/9/2024). Foto: Atta Kenare/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, memberikan pernyataan selama konferensi pers di Teheran pada (24/9/2024). Foto: Atta Kenare/AFP

Pemerintah Iran menegaskan bahwa setiap upaya mediasi untuk mengakhiri konflik harus disertai gencatan senjata total dan jaminan tidak ada serangan lagi di masa depan.

Juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani pada Selasa (10/3) mengatakan negosiasi tidak akan berjalan jika hanya berhenti pada penghentian sementara pertempuran.

“Mediasi apa pun harus berada dalam kondisi di mana tidak hanya ada gencatan senjata, tetapi juga penghentian total serangan dan jaminan bahwa hal ini tidak akan terjadi lagi,” kata Mohajerani seperti dikutip kantor berita Iran, Tasnim News Agency.

Menurut Mohajerani, tuntutan tersebut mencerminkan aspirasi masyarakat Iran yang menginginkan jaminan keamanan jangka panjang.

“Ini adalah isu yang saat ini sangat dituntut oleh rakyat kami dan mereka membutuhkan jaminan tersebut,” ujarnya.

Api berkobar dan asap mengepul dari Depot Minyak Aqdasiyeh setelah dilaporkan terkena serangan di Teheran, Iran, Minggu (8/3/2026). Foto: Media Sosial/via REUTERS

Ia juga menegaskan bahwa Iran merasa tidak memulai konflik yang sedang berlangsung.

“Kami tidak memulai perang ini, tetapi kami yang akan mengakhirinya,” kata Mohajerani, dilansir AlJazeera.

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah setelah konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran memicu kekhawatiran akan eskalasi perang yang lebih luas.