Iran Serang Israel
·waktu baca 2 menit

Iran mulai meluncurkan serangan ke Israel. Tentara Israel mengatakan drone diterbangkan dari Iran menuju negaranya.
“Iran meluncurkan UAV (pesawat tanpa awak/drone) dari wilayahnya menuju wilayah negara Israel,” kata juru bicara militer Israel, Daniel Hagari, dikutip dari AFP, Minggu (14/4).
Hagari memastikan Israel tidak akan tinggal diam dengan tindakan tersebut. Negaranya akan melawan drone yang diterbangkan Iran.
“Kami bekerja sama erat dengan Amerika Serikat dan mitra kami di kawasan untuk bertindak melawan peluncuran tersebut dan mencegatnya,” katanya.
Sebelumnya pada hari Sabtu, Israel memperingatkan bahwa Iran akan menanggung konsekuensi karena memilih untuk meningkatkan situasi lebih jauh.
Sementara itu dikutip dari Reuters, Garda Revolusi Iran telah melancarkan serangan drone besar-besaran terhadap sasaran-sasaran di Israel.
Hubungan Iran dan Israel memanas sejak awal April. Itu disebabkan serangan ke kompleks kedutaan Iran di Damaskus yang menewaskan tujuh orang.
Iran yakin Israel sebagai dalang. Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei bahkan berjanji akan menghukum Israel atas tindakannya itu.
Sampai sekarang Israel belum mengaku bertanggung jawab atas serangan di Kedutaan Iran di Damaskus.
3 Gelombang Serangan Iran ke Israel
Sementara itu, media Iran, Tehran Times, mengungkapkan serangan Iran terhadap Israel terdiri dari tiga gelombang berturut-turut:
Gelombang pertama: Meluncurkan lusinan drone berpemandu menuju rezim pendudukan Israel.
Gelombang kedua: Meluncurkan drone dan menyerang dari wilayah di Irak, Suriah, dan Lebanon untuk memecah sistem pertahanan Israel.
Gelombang ketiga: Peluncuran rudal balistik terpandu.
Kemlu Iran menegaskan, serangan ke Israel adalah upaya mempertahankan kedaulatan, integritas teritorial, dan kepentingannya, dengan memperhatikan prinsip-prinsip Piagam PBB.
Sumber militer Iran menyebutkan bahwa rudal dan drone yang ditembakkan semua menyasar ke area militer Israel.
