Iran Siapkan Pemakaman Akbar Ayatollah Ali Khamenei Setelah 3 Bulan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang wanita memegang foto mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, setelah putranya Mojtaba Khamenei diperkenalkan sebagai pemimpin tertinggi baru Iran, di tengah konflik AS-Israel dengan Iran, di Teheran, Iran, 9 Maret 2026.  Foto: Majid Asgaripour/WANA via Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Seorang wanita memegang foto mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, setelah putranya Mojtaba Khamenei diperkenalkan sebagai pemimpin tertinggi baru Iran, di tengah konflik AS-Israel dengan Iran, di Teheran, Iran, 9 Maret 2026. Foto: Majid Asgaripour/WANA via Reuters

Pemerintah Iran mulai mempersiapkan pemakaman besar-besaran untuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, hampir tiga bulan setelah ia tewas dalam gelombang awal serangan gabungan AS dan Israel pada 28 Februari lalu.

Televisi pemerintah Iran melaporkan sebuah panitia khusus telah dibentuk untuk mengatur prosesi pemakaman yang sebelumnya berulang kali ditunda akibat perang dan alasan keamanan.

"Markas khusus telah dibentuk untuk mempersiapkan upacara pemakaman, dan berbagai lembaga saat ini sedang menyusun rencana serta melakukan persiapan," kata Ketua Dewan Koordinasi Propaganda Islam Teheran, Mohsen Mahmoudi, dilansir Saudi Gazette.

Menurut media pemerintah, sejumlah instansi kini bekerja sama untuk memastikan pemakaman dapat digelar dengan partisipasi masyarakat yang luas.

Sebuah spanduk dengan gambar mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei selama upacara peringatan 40 hari sejak beliau tewas dalam serangan Israel dan AS, di Teheran, Iran, Kamis (9/4/2026). Foto: Majid Asgaripour/WANA via REUTERS

Pejabat Iran memperkirakan jutaan orang akan menghadiri prosesi tersebut. menjadikannya salah satu pemakaman kenegaraan terbesar dalam sejarah modern Iran.

Meski demikian, tanggal pelaksanaan pemakaman belum diumumkan.

Khamenei merupakan pemimpin tertinggi kedua Iran setelah Revolusi Islam 1979 dan memimpin Republik Islam selama lebih dari 30 tahun. Setelah kematiannya dikonfirmasi, Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari.

Sementara itu, putranya sekaligus penerusnya, Mojtaba Khamenei, dilaporkan terluka dalam serangan yang sama dan belum pernah tampil di publik sejak menjabat sebagai pemimpin tertinggi Iran.