Iran Tak Stempel Paspor Warga Saudi, Dituduh Sengaja Sebar Virus Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang pekerja mengenakan masker saat menunggu barang dimuat, di Iran. Foto: REUTERS/Christopher Pike
zoom-in-whitePerbesar
Seorang pekerja mengenakan masker saat menunggu barang dimuat, di Iran. Foto: REUTERS/Christopher Pike

Iran tidak membubuhkan stempel di paspor warga Arab Saudi yang melalui negara mereka. Tindakan Iran ini disebut tidak bertanggung jawab dan dituduh sengaja untuk menyebarkan virus corona.

Diberitakan Arab News, hal ini disampaikan pejabat pemerintah Arab Saudi pada Kamis (5/3) menyusul lima kasus positif virus corona di negara tersebut. Tiga dari penderita virus corona atau COVID-19 di Saudi baru bepergian dari Iran, pulang melalui Bahrain.

Ketiga penderita itu sebelumnya tidak diketahui melintas dari Iran. Pasalnya, tidak ada stempel imigrasi Iran di paspor mereka. Arab Saudi menuding Iran sengaja melakukan hal ini untuk menyebarkan virus corona.

Warga memakai untuk mencegah penyebaran virus corona di sebuah jalan di pusat kota Teheran, Iran. Foto: AP Photo/Ebrahim Noroozi

"Tindakan ini menunjukkan bukti bahwa Iran bertanggung jawab langsung dalam peningkatkan infeksi COVID-19 dan wabah virus di seluruh dunia," ujar seorang pejabat Saudi yang tidak disebut namanya.

Pernyataan pejabat Saudi ini juga dikutip oleh Kementerian Luar Negeri Saudi di akun Twitter mereka.

"Kelakuan seperti ini adalah ancaman serius bagi kesehatan masyarakat internasional dan mengganggu upaya internasional melawan COVID-19, menempatkan banyak orang di seluruh dunia dalam risiko," lanjut pejabat Saudi.

Sejauh ini di Iran ada lebih dari 3.500 orang terinfeksi virus corona, angka kematian 107 orang. Iran adalah negara keempat dengan jumlah penderita terbanyak di dunia setelah China, Korea Selatan, dan Italia.

Jemaah Umrah mengenakan masker untuk mencegah tertular virus corona di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi. Foto: REUTERS/Ganoo Essa

Saudi memerintahkan seluruh warganya yang kembali dari Iran untuk menghubungi Kementerian Kesehatan. Warga mereka yang ada di Iran juga harus segera melapor ketika tiba di Saudi. Pemerintah Saudi juga sudah melarang warga mereka berkunjung ke Iran, ada hukuman bagi yang melanggarnya.

Akibat virus corona, Saudi menangguhkan sementara perjalanan umrah dan wisata. Wilayah tawaf dan sa'i di Masjidil Haram, Makkah, juga dikosongkan untuk disterilisasi. Pengosongan juga dilakukan di wilayah Raudhah, Masjid Nabawi, di kota Madinah.