Iran Tuding Serangan AS Picu Evakuasi RS Kanker Anak

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei memberikan keterangan pers di Kementerian Luar Negeri di ibu kota Teheran, pada 10 Februari 2026. Foto: ATTA KENARE / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei memberikan keterangan pers di Kementerian Luar Negeri di ibu kota Teheran, pada 10 Februari 2026. Foto: ATTA KENARE / AFP

Iran mengecam keras serangan terbaru Amerika Serikat (AS) yang disebut memaksa sebuah rumah sakit kanker anak di Kota Ahvaz dievakuasi pada Kamis (16/7).

Teheran menyebut aksi tersebut sebagai serangan "barbar" yang menyebabkan ratusan pasien anak harus dipindahkan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengatakan Rumah Sakit Shahid Baqaei harus dikosongkan setelah serangan AS menghantam lokasi di dekat fasilitas kesehatan tersebut.

"Serangan barbar ini, yang mengingatkan pada kekejaman Israel terhadap fasilitas kesehatan, menyebabkan penderitaan dan kecemasan yang luar biasa bagi anak-anak yang dirawat di rumah sakit," tulis Baqaei di akun X.

X post embed

Menurut Baqaei, sebanyak 211 pasien yang sedang menjalani kemoterapi terpaksa dievakuasi akibat insiden tersebut.

"Ini kejahatan perang yang pengecut terhadap manusia paling tidak berdosa, yakni anak-anak yang sedang berjuang mempertahankan hidup mereka," tulisnya.

Sebelumnya, militer AS mengumumkan telah melancarkan gelombang baru serangan terhadap sejumlah target militer Iran, termasuk pusat komando, sistem pertahanan udara, fasilitas rudal, serta lokasi pengawasan pantai di Bandar Abbas dan wilayah sekitar Selat Hormuz.

Pemerintah AS belum menanggapi tuduhan Iran terkait evakuasi rumah sakit tersebut.